Harga Rumah & Apartemen Murah: Tips Membeli Rumah
Showing posts with label Tips Membeli Rumah. Show all posts

Monday, January 2, 2017

Syarat KPR Rumah Bank BCA




[KRP Bank BCA] Bank BCA merupakan salah satu Bank terbesar di Indonesia. Dengan jaringan terluas di seluruh Indonesia, tidak heran jika Bank Ini merupakan pilihan utama masyarakat Indonesia sebagai Bank Terpercaya.
Baca Juga :

Syarat KPR Bank BCA

  • Syarat pemohon KPR Bank BCA adalah warga negara Indonesia (WNI) yang berusia minimum 21 tahun atau yang telah menikah, yang berstatus karyawan tetap, pengusaha, ataupun profesionnal
  • Untuk Karyawan, lama bekerja minimal 1 tahun di perusahaan terakhir anda bekerja. Atau total pengalaman kerja minimal 2 tahun. Sedangkan untuk pengusaha atau professional adalah lama usaha/profesi nya minimal 2 tahun untuk bidang usaha yang sama.
  • Saat kredit berakhir, usia maksimum untuk karyawan adalah 55 tahun. Sedangkan untuk pengusaha atau professional adalah 65 tahun.
  • Perhitungan jumlah angsuran per bulan di ambil dari penghasilan kotor perbulan dan diperbolehkan untuk menggabungkan pendapatan dari suami/istri.
  • Pemohon wajib menutup asuransi jiwa & kebakaran dengan syarat banker's clause.
  • Pemohon bersedia untuk menandatangani perjanjian kredit dan akta pembebanan hak tanggungan (APHT)
  • Bersedia untuk melakukan pembayaran angsuran secara auto debet dari rekening Bank BCA


Persyaratan Dokumen KPR BCA


No. Dokumen Karyawan Wiraswasta Profesional
1. Fotocopy KTP Pemohon
2. Fotocopy KTP Suami/Istri
3. Fotocopy Kartu Keluarga
4. Fotocopy Akte Nikah/Cerai
5. Fotocopy NPWP Pemohon *)
6. Fotokopi SPT/PPh21
7. Fotocopy SIUP - -
8. Fotocopy TDP **) - -
9. Fotocopy Akta Pendirian/Perubahan terkini**) - -
10. Fotocopy Akta Pengesahan Menkeh**) - -
11. Fotocopy Izin Praktek - -
12. Asli Slip Gaji /Surat Keterangan Penghasilan 1 bulan terakhir*) - -
13. Fotocopy R/K atau tabungan 3 bulan terakhir*)
14. Surat Keterangan/Rekomendasi Perusahaan - -
15. Akta pisah harta Notaril dan didaftarkan ke KUA atau catatan sipil ( Jika ada)
16. Asli pernyataan mengenai kredit pemilikan properti atau kredit beranggun properti yang sedang diajukan atau dimiliki

Keunggulan KPR Rumah Bank BCA

  • Tidak seperti KPR melalui bank lain, Bak BCA memberikan pilihan suku bungan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Pilihan tersebut antara lain Fix 1-2 Tahun, Fix 3-5 Tahun dan Kombinasi Fix & CAP yang memberikan kombinasi kepastian suku bunga.
  • Keunggulan lain dari KPR rumah Bank BCA Antara lain:
  • Suku bunga kompetitif serta floating yang stabil dan pasti
  • Program Fix & Cap : Fix 3 tahun pertama dan Cap untuk 2 tahun selanjutnya
  • Kepastian bunga dengan program bunga Fix & Cap
  • Syarat mudah
  • Pelunasan lebih awal sebagian atau seluruhnya tanpa penalti untuk bunga Fix 1 tahun atau Fix 2 tahun pertama. Untuk bunga Fix 3 tahun, Fix 5 tahun pertama, Fix & Cap maupun program-program KPR BCA lainnya dikenakan penalti
  • Dapat men-top up jumlah pinjaman
  • Penawaran khusus dengan developer kerjasama KPR BCA



Keuntungan lainnya yang diberikan KPR BCA

Suku bunga
Suku bunga floating rendah dan stabil. Angsuran tak terasa berat, cash flow pun senantiasa stabil. Kepastian bunga dengan Fix & Cap memberikan kepastian suku bunga dalam jangka waktu yang relatif lama (5 tahun). Periode Fix adalah periode pertama, di mana suku bunga sudah ditetapkan di awal kredit dan debitur mendapatkan kepastian suku bunga yang tidak akan berubah (fixed). Suku bunga Cap merupakan suku bunga maksimal yang berlaku selama Periode Cap dan suku bunga ini ditetapkan di awal kredit. Setelah masa Fix & Cap berakhir, suku bunga yang dikenakan adalah suku bunga floating yang tetap stabil dengan cicilan ringan hingga akhir masa kredit.


Bebas penalti
Bebas penalti (kecuali untuk program bunga dalam masa fixed) untuk pelunasan dipercepat baik sebagian dan seluruhnya. Persyaratan yang mudah akan diproses sejak permohonan disampaikan hingga kredit disetujui.

Kenaikan bunga terkendali
Meskipun bunga bank di luar melesat tinggi, dengan program Fix & Cap, suku bunga takkan melebihi suku bunga Cap selama lima tahun pertama. Bebas penalti (kecuali untuk program-program Fix & Cap, Program-program KPR) untuk pelunasan dipercepat baik sebagian dan seluruhnya.

Kerjasama luas
Bank BCA bekerjasama dengan banyak developer ternama dan terpercaya untuk memberikan penawaran khusus.

Pengajuan kembali
Perhitungan budget meleset? Anda bisa mengajukan kembali menggunakan jaminan yang sama dengan pinjaman pertama, dengan ketentuan LTV (Loan to Value) masih mencukupi.

Friday, November 20, 2015

Ini Cara Agar KPR Anda Disetujui Oleh Bank

cara agar kpr anda disetujui bank

Cara Agar KPR Disetujui Bank.
Saat ini, sangat sulit mendapatkan rumah murah di lokasi strategis sangat. Membeli rumah mungkin bagi sebagian orang mungkin hanyalah sebuah impian belaka. Melihat harga rumah sekarang ini memang untuk Anda yang berpenghasilan, dirasa tidak mungkin karena harga untuk sebuah rumah tinggal sudah tinggi, terlebih di lokasi yang strategis.

Untuk itulah KPR hadir untuk menjadi solusi Anda dalam memiliki rumah. Perlu diketahui, untuk mendapatkan persetujuan KPR adalah Kredit Pemilikan Rumah, sebuah jenis pinjaman dari bank di mana nasabah dibantu untuk membeli rumah tanpa harus menunggu seluruh dana terkumpul secara tunai. Nasabah hanya perlu mengumpulkan uang muka atau down payment sebesar 30% dari harga rumah (untuk rumah pertama) dan biaya-biaya yang terkandung di dalamnya untuk melakukan proses KPR. KPR juga meminta jaminan/agunan berupa rumah yang Anda ingin beli tersebut.

Semua orang dapat mengajukan KPR tapi tidak semua dapat dengan mudah disetujui oleh bank. Ada beberapa persyaratan penting dalam KPR agar disetujui. Selain harus berwarga negara Indonesia, ada beberapa hal-hal yang dipersiapkan. Berikut beberapa hal yang harus dipersiapkan.

Kelengkapan Dokumen Sesuai Profesi

Untuk karyawan, syarat yang diperlukan adalah mengisi formulir aplikasi pengajuan untuk persetujuan KPR dengan tandatangan pemohon dan pasangan, kopi kartu tanda penduduk (KTP) pemohon dan pasangan (istri/suami), kopi surat nikah/cerai, kopi kartu keluarga, kopi rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir, kopi nomor pokok wajib pajak (NPWP), slip gaji terakhir asli/surat keterangan penghasilan dan surat keterangan jabatan, serta kopi dokumen kepemilikan agunan, misalnya sertifikat hak milik atau sertifikat hak guna bangunan (SHM/SHGB), izin mendirikan bangunan (IMB), dan pajak bum dan bangunan (PBB). Apabila rumah tersebut masih dalam pembangunan dan belum tandatangan perjanjian pengikatan jual beli (PPJB), maka sediakan surat pesanan rumah dari pengembang.

Apabila karyawan menyediakan slip gaji, maka profesional harus menyediakan informasi keuangan terakhir dan kopi izin praktik profesi. Untuk para freelancer yang tidak memiliki izin khusus karena profesi yang dijalankan masih terbilang unik dan baru di Indonesia, maka yang harus disediakan adalah kontrak-kontrak kerja dengan para klien yang mempekerjakan, bukti pembayaran setoran pajak dan mutasi rekening 6 bulan hingga 1 tahun terakhir.

Untuk wiraswasta, tambahan dokumen yang diperlukan adalah kopi neraca laba rugi, kopi akta pendirian perusahaan, dan izin-izin usaha.
Masa kerja/usaha juga akan dilihat. Biasanya untuk karyawan, bank akan meminta bukti sudah berapa tahun bekerja di perusahaan tersebut. Apabila belum satu tahun, maka harus ada bukti surat kerja dari perusahaan sebelumnya dan juga bukti penawaran di tempat kerja yang baru.

Apabila di kantor yang baru Anda sempat mengalami masa percobaan, maka siapkan surat pengangkatan Anda menjadi pegawai tetap. Untuk profesional dan wiraswasta, paling tidak masa usaha Anda minimal 2 tahun.

Syarat Pengajuan BI Checking

Untuk keperluan pengecekan Bank Indonesia (BI), Anda mesti mengisi surat form pernyataan yang menyatakan bahwa pembelian rumah tersebut dengan sepengetahuan istri. Apabila Anda memiliki perjanjian pre-nup alias perjanjian pranikah maka wajib mencatumkan surat perjanjian tersebut.
Apabila ini pembelian rumah pertama, maka lebih mudah untuk mendapatkan persetujuan KPR dari bank karena tidak ada track record Anda masih mencicil KPR lainnya. Ketika Anda masih memiliki KPR lainnya, maka selain DP lebih besar daripada rumah pertama, kemampuan Anda membayar cicilan juga akan dipertimbangkan.

Untuk BI checking, track record pembayaran utang Anda selama ini menjadi faktor penting. Cara paling mudah mengeceknya adalah dengan melihat pembayaran tagihan kartu kredit Anda. Saat Anda lancar dalam pembayaranm tidak pernah menunggak, maka risiko gagal BI checking lebih rendah.

Namun, bagi Anda yang tidak merasa pernah berutang, atau tidak punya kartu kredit sama sekali atau jenis pinjaman lain, jangan mengira akan lebih mudah. Dengan tidak ada record mengenai pembayaran cicilan utang, BI tidak dapat memastikan apakah Anda berisiko atau tidak. Ini dapat menghambat Anda juga untuk mengajukan pinjaman.

Cek Kemampuan Pembayaran

Bank akan melihat penghasilan serta cicilan utang yang sudah ada sekarang. Bank hanya mengizinkan total cicilan berkisar 30%-50% dari penghasilan. Anda pribadi harus mengecek kemampuan membayar Anda sebelum mengajukan KPR. Untuk memperkecil cicilan, Anda bisa memperbesar DP dan juga memperpanjang tenor pinjaman. Bagi yang berpenghasilan tidak tetap, maka Anda harus memperhitungkan penghasilan rata-rata dan bukan penghasilan tertinggi yang Anda dapat. Untuk usia masuk aplikasi KPR adalah minimum 21 tahun dan pada saat kredit berakhir maksimal usia 55 tahun untuk pegawai dan maksimal 60 tahun untuk profesional/wiraswasta.

Cek Bank Rekanan Pengembang

Apabila rumaha yang ingin Anda beli masih baru dan belum memiliki SHM/SHGB, maka hanya bank yang sudah melakukan memorandum of understanding (MOU) dengan developer yang menerima aplikasi KPR Anda. Developer alias pengembang biasanya memberikan informasi bank-bank yang sudah menjadi rekanan.
Jadi, bila ada tawaran promosi KPR yang menggiurkan di suatu bank, Anda harus cek apakah bank tersebut sudah memiliki kerjasama dengan developer Anda atau belum. Sebab, belum tentu Anda bisa mengambil KPR di bank tersebut meski Anda tertarik dengan tawaran promosinya.

Ketika semua persyaratan di atas Anda sudah penuhi dengan baik, sehingga pengajuan aplikasi KPR akan lebih mudah. siapkan semua dokumen yang dibutuhkan segera agar proses pengajuan menjadi lebih cepat.

Wednesday, October 7, 2015

Perbandingan KPR Bank Mandiri, BRI dan BCA


Impian semua orang yang tidak akan pernah hilang adalah memiliki tempat tinggal atas namanya sendiri, bukan mengontrak atau bahkan kost. Memang harga yang cukup signifikan, terkadang membuat Anda pusing, apakah bisa memiliki rumah dalam waktu dekat ini? Program Kredit Pemilik Rumah (KPR) yang sudah ada di berbagai bank pun menjadi alternatif lain, di saat Anda menginginkan sebuah rumah impian.

Sebelum Anda mengajukan KPR, kenali produk KPR agar Anda tidak salah memilih dan berhasil mendapatkan KPR sesuai kemampuan dan kebutuhan Anda. Untuk mendapatkan informasi beberapa suku bunga atau pun bank yang ingin dipilih untuk mengajukan KPR Anda. Anda bisa sekilas melihat perbandingan KPR di website AturDuit.com. Sekarang kami akan membuat perbandingan KPR dari 3 bank besar di Indonesia. Berikut perbandingan KPR antara 3 bank terbesar di Indonesia tersebut.

1. KPR Bank BRI

Monday, September 21, 2015

Apa Itu Rumah Cluster dan Townhouse

Terkadang arti sebuah konsep hunian menjadi rancu seiring perkembangan waktu dan permintaan pasar. Konsep tersebut biasanya ditinggalkan dan namanya hanya dijadikan merk untuk menjadi daya tarik pasar. Hal inilah yang terjadi pada konsep cluster dan townhouse yang belakangan menjadi fenomena di sub sektor properti hunian.

Cluster merupakan konsep perumahan tertutup (cluster) yang hanya menggunakan satu akses (gate) untuk keluar dan masuk. Penerapan satu akses ini memungkinkan semua mobilitas yang terjadi di dalam cluster tersebut dapat dipantau oleh petugas keamanan.

Konsep perumahan seperti ini dinilai pengembang dan konsumen lebih aman. Terbukti pada saat kerusuhan 1998 terjadi, perumahan dengan sistem cluster nyaris tak tersentuh para perusuh dan penjarah. Inilah yang kemudian membuat sistem cluster banyak diminati konsumen menengah, karena dinilai lebih memberi rasa aman.

Akan tetapi belakangan ini konsep cluster menjadi bias. Pasalnya, banyak pengembang mengklaim mengembangkan perumahan cluster, tetapi tanpa mengindahkan konsep dasar dan syarat-syarat sebuah cluster. Nama “cluster” pun akhirnya hanya dijadikan merk dagang yang dipercaya mampu mendongkrak penjualan sebuah proyek perumahan.

Awalnya untuk Ekspatriat

Fenomena lain yang terjadi di sub sektor hunian adalah rumah bandar alias townhouse. Seperti juga cluster, konsep hunian  townhouse belakangan ini marak berkembang.

Townhouse dengan mudah bisa ditemukan di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta dan utamanya di kawasan Jabodetabek. Menurut Milda Z. Abidin, Manager Research & Consultancy, Strategic Advisory Group PT. Procon Indah, pertimbangan pengembang dalam membangun townhouse, adalah luas lahan yang diperlukan tidak terlalu besar. Dengan demikian, biaya yang dikeluarkan untuk pembelian dan pengembangan lahan serta perencanaan konsep desain tidak terlalu besar jika dibandingkan membangun kompleks perumahan.

“Selain itu, semakin terbatasnya lahan kosong di kota Jakarta membuat konsep townhouse yang efisien dalam penggunaan tanah lebih mudah dikembangkan dibandingkan dengan kompleks perumahan yang umumnya memerlukan luas lahan lebih besar,” kata Milda.

Sejatinya, townhouse adalah kompleks perumahan yang terletak di dekat pusat kota dengan unit terbatas yang memiliki fasilitas cukup lengkap, seperti kolam renang, club house, jogging track, ruang terbuka hijau, memiliki sistem keamanan yang baik, dan umumnya memakai sistem tertutup dengan satu akses (cluster).

Keberadaan rumah bandar di Jakarta, awalnya untuk memenuhi permintaan dari ekspatriat. Saat ini, townhouse berkembang menjadi proyek perumahan bergengsi dan eksklusif. Inilah yang kemudian membuat rumah di lingkungan townhouse harga jualnya lebih tinggi dibandingkan dengan perumahan pada umumnya.

Jadi Nama Generik

Seperti juga dengan konsep cluster, kini konsep townhouse pun semakin sumir. Bahkan tidak jarang townhouse disamakan dengan cluster perumahan. Bagi Benjamin Ginting, townhouse sudah pasti berbeda dengan cluster. Townhouse berdiri sendiri bukan bagian dari pengembangan suatu kawasan, sementara cluster adalah bagian dari pengembangan suatu kawasan,” jelas Benjamin dengan memberi contoh cluster-cluster yang ada di BSD City.

Dari tingkat kenyamanan, lanjut Benjamin, townhouse lebih nyaman dibandingkan dengan cluster. “Townhouse dibuat dengan limited stock, sementara cluster lebih banyak unit rumahnya,” katanya. Hanya saja pengertian townhouse belakangan sudah bergeser menjadi nama generik. Banyak pengembang mengklaim membangun townhouse meski tidak didukung oleh fasilitas yang mencirikan sebuah townhouse.  “Bahkan ada pengembang yang mengatakan membangun townhouse di bawah apartemen,” kata pengamat properti PSPI ini.

Menurut Milda, ada beberapa hal yang membedakan townhouse dengan perumahan berkonsep cluster, seperti lokasi, konsep, sistem keamanan, jumlah unit, fasilitas, harga, target pasar, dan desain rumah (lihat tabel). Yang menarik dari hunian berkonsep townhouse adalah desain arsitekur yang umumnya selalu mengacu pada tren desain terkini dan modern. “Sebagai contoh, tren konsep desain minimalis banyak menjadi dasar

Monday, September 14, 2015

Bagaimana Cara Mengajukan KPR Rumah Bekas?

Bagaimana Cara Mengajukan KPR Rumah Bekas?

Bagi Anda berminat untuk membeli rumah second/bekas, daripada rumah baru, dan bingung bagaimana caranya mengajukan KPR rumah bekas, kami bisa membantu untuk pembelian rumah second melalui KPR bank. Kelebihan pembelian rumah second yaitu DP (uang muka) bisa dibuat rendah atau tanpa uang muka sama sekali*. pengajuan rumah second ini KPR bisa melalui Bank manapun yang anda kehendaki.

Yang perlu dilakukan hanyalah:
  1. Mencari rumah/properti yang Anda inginkan
  2. Deal harga dengan penjual rumah.
Setelah ada kecocokan harga dengan penjual rumah, selanjutnya saya bantu untuk mengurus KPR rumah second tersebut sampai approval.

Kami menangani pengajuan KPR rumah bekas untuk wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi

Syarat rumah bekas yang bisa di KPR kan :

  1. sertifikat sudah SHM/SHGB pecah perkavling
  2. Ada IMB atau masih dalam proses
  3. Lebar jalan depan rumah bisa masuk mobil

Hal-hal yang perlu dinegosiasikan kepada pihak Penjual :

  1. Pajak penjual
  2. Pajak pembeli
  3. Biaya AJB, notaris dan balik nama
  4. biaya chek sertifikat
Anda dan penjual bermufakat mengenai biaya-biaya tersebut diatas akan ditanggung oleh siapa, apakah salah satu pihak saja atau total biaya dibagi rata antara pihak penjual dengan pihak pembeli.

Data pengajuan KPR rumah bekas:

  1. copy ktp suami isteri
  2. copy kk
  3. copy surat nikah
  4. copy npwp
  5. copy slip gaji 3 bulan terakhir
  6. copy rekening tabungan 3 bulan terakhir
  7. pas foto suami isteri 3x4 2 lembar
  8. isi form aplikasi Bank
  9. copy surat keterangan karyawan tetap

Data Penjual yang diperlukan :

  1. copy KTP suami isteri
  2. copy KK
  3. copy NPWP (kalo ada)
  4. copy surat nikah
  5. copy sertifikat SHM atas nama penjual
  6. copy IMB
  7. copy PBB 2015
Bila ada hal yang masih belum jelas, silakan menghubungi:
Sarah
087777397418
PIN 5A52BBCE

Untuk dapat menggunaan Rumus Perhitungan KPR, silahkan di download terlebih dahulu disini:
https://goo.gl/HK6DQT kemudian buka lagi file nya.
Setelah itu tinggal mengubah
  • harga, 
  • uang muka 
  • bunga bank nya, 
Secara otomatis akan berbubah semua angsuran KPR dan Biaya KPR nya.

Suku bunga bank saat ini : 

  • BTN (11,5%)
  • DKI (11,5%)
  • DKI Syariah (13,25% Flat)
  • BNI Syariah (14,5% Flat)

syarat syarat pengajuan kpr rumah second, syarat pengajuan kpr rumah bekas bni, cara kredit rumah di bank, cara kredit rumah dengan jamsostek, cara kredit rumah tanpa uang muka, cara kredit rumah di bank mandiri, cara kredit rumah murah, cara kredit rumah tanpa riba

Wednesday, September 2, 2015

Simulasi Biaya dan Cicilan Rumah KPR

image source shutterstock.com 

Sebelum Anda memutuskan membeli rumah dengan KPR, ada baiknya Anda melakukan simulasi cicilan Rumah KPR. Simulasi ini bukan acuan mutlak pinjaman KPR yang akan Anda terima, tapi setidaknya Anda bisa memiliki gambaran sekilas, bagaimana cara menghitung biaya KPR dan cicilan KPR.

Pembayaran Awal

Begitu bank menyetujui untuk memberikan pinjaman KPR pada Anda, berikut biaya KPR yang harus Anda siapkan di awal:
• Uang muka
• Biaya notaris
• Biaya provisi
• Pajak pembeli (BPHTB)
• PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)
• BBN (Biaya Balik Nama)
• Cicilan KPR bulan pertama

Menghitung Uang Muka

Uang muka adalah yang Anda bayarkan di awal pada pengembang properti, bukan bank. Rumusnya:
Uang muka = 30% x harga rumah (Uang muka tergantung perjanjian dengan produk Bank)

Menghitung Pokok Kredit

Karena uang muka Anda tanggung sendiri, berarti pinjaman KPR yang dikucurkan bank adalah harga rumah dikurangi uang muka. Kita juga mengenalnya sebagai pokok kredit.

Pokok kredit = harga rumah – uang muka

Menghitung Biaya Provisi

Biaya provisi adalah biaya administrasi yang dikenakan atas pinjaman yang dikucurkan oleh bank. Rumusnya:
Biaya provisi = 1% x pokok kredit
Persentase biaya provisi bisa bervariasi, tergantung kebijakan bank, tapi kebanyakan bank memilih 1 persen.

Menghitung Pajak Pembeli (BPHTB)

Pajak pembeli = 5% x (harga rumah – NJOPTKP)
NJOPTKP adalah Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak. Besarnya berbeda-beda, tergantung lokasi rumah, dan berubah-ubah seiring waktu. Contoh, saat artikel ini ditulis NJOPTKP di Jakarta sebesar Rp 60.000.000, di Bekasi dan Tangerang sebesar Rp 30.000.000, sementara di Depok sebesar Rp 20.000.000.

Menghitung Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)

PNBP = (1/1000 x harga rumah) + Rp 50.000
Variabel Rp 50.000 di sini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pemerintah.

Menghitung Biaya Balik Nama (BBN)

BBN = (1% x harga rumah) + Rp 500.000
Variabel Rp 500.000 di sini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pemerintah.

Menghitung Cicilan KPR dengan Bunga Tetap

Kalau bunga bersifat tetap (flat rate), Anda bisa menghitung cicilan KPR per bulan dengan rumus berikut:
Total bunga = pokok kredit x bunga per tahun x tenor dalam satuan tahun
Bunga per bulan = total bunga / tenor dalam satuan bulan
Cicilan per bulan = (pokok kredit + total bunga) / tenor dalam satuan bulan
Tenor adalah jangka waktu pinjaman KPR, yang bervariasi mulai dari 5 tahun hingga 20 tahun.

Menghitung Cicilan KPR dengan Bunga Efektif

Kalau bunga KPR bersifat efektif (sliding rate), Anda bisa menghitung cicilan KPR per bulan dengan rumus berikut:
Bunga per bulan = saldo akhir periode x (bunga per tahun / 12)
Ingat, bank biasanya menawarkan pinjaman KPR dengan kombinasi beberapa sifat bunga. Tanyakan ke bank, bagaimana penghitungan bunga yang akan Anda tanggung.

Wednesday, May 6, 2015

Membeli Rumah, Lebih Baik Kredit atau Cash?


Properti merupakan investasi yang memiliki dua keuntungan: harganya tidak pernah turun dan mendatangkan passive income jika disewakan.

Selain itu, properti juga bisa dimiliki dengan cara mencicil melalui fasilitas KPR (kredit pemilikan rumah). Artinya tanpa memiliki uang tunai pun Anda bisa memilikinya.

Membeli rumah secara tunai maupun mencicil memiliki kelebihan dan kekurangan. Anda tinggal menyesuaikan dengan kondisi keuangan Anda:

Kelebihan Membeli Rumah dengan KPR:


  • • Tidak perlu menabung dalam jumlah besar untuk membeli rumah. Uang cukup untuk membayar uang muka saja.
  • • Membeli rumah dengan KPR akan terasa lebih ringan.
  • • Semakin besar uang muka atau semakin lama jangka waktu pembayaran, maka uang cicilan akan menjadi semakin murah.
  • • Rumah dapat langsung ditempati atau disewakan untuk melunasi cicilan.


Kekurangan Membeli Rumah dengan KPR:





  • • Semakin lama tenor, semakin besar bunga yang harus dibayarkan.
  • • Total uang yang Anda keluarkan untuk membeli rumah lebih mahal daripada harga aslinya.
  • • Jika Anda kehilangan pekerjaan atau penghasilan, cicilan rumah pun menjadi tersendat. Dampak terburuknya adalah rumah Anda disita atau dijual untuk melunasi utang.
  • • Meskipun Anda sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan, belum tentu pihak bank menyetujui KPR yang Anda ajukan.
  • • Surat-surat rumah dan tanah ditahan pihak bank hingga Anda melunasi rumah tersebut.
  • • Jika Anda ingin melunasi seluruh sisa cicilan di tengah jalan, Anda akan dikenakan penalty.
  • • Suku bunga yang fluktuatif sehingga cicilan bulanan pun berisiko bertambah mahal setiap tahun.


Kelebihan Membeli Rumah Secara Tunai


  • • Harga tidak dikenakan bunga cicilan sama sekali.
  • • Harga rumah dapat ditekan dengan cara melakukan negosiasi dengan pengembang.
  • • Untuk rumah ready stock atau rumah second, dapat langsung ditempati dan Anda tidak harus pusing memikirkan cicilan.
  • • Umumnya, penjual rumah lebih memilih calon pembeli yang membayar tunai daripada mencicil.
  • • Surat-surat rumah dapat langsung dimiliki, bahkan dapat dijadikan jaminan ke bank.


Kekurangan Membeli Rumah Secara Tunai:


  • • Butuh waktu yang cukup lama untuk mengumpulkan uang, terutama bagi yang berpenghasilan rendah.
  • • Jika ternyata kepemilikan rumah tersebut bermasalah, uang Anda bisa ‘menguap’ dalam waktu sekejap.

Tuesday, May 5, 2015

Persyaratan Kredit Rumah Bagi PNS Mudah. Apa Saja Syaratnya?


PNS Dapat Kemudahan Mencicil Rumah, Apa Syaratnya? Untuk melancarkan Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, Pemerintah akan memberikan kemudahan bagi para pegawai negeri sipil (PNS) untuk mendapatkan rumah.

Plt. Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin mengatakan salah satu kemudahan yang diberikan yaitu PNS sudah bisa mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR) minimal satu tahun masa kerja.

“PNS tadinya harus lima tahun dulu untuk bisa dapat rumah, sekarang satu tahun sudah bisa,” ujarnya seperti dinukil dari laman Liputan6.com.

Dia menjelaskan, alasan pemerintah memberikan kemudahan ini karena setelah lima tahun, rata-rata PNS sudah mempunyai banyak cicilan sehingga sulit untuk mengajukan kredit kepemilikan rumah.

“Kita sadari hambatan perlu diintervensi pemerintah salah satunya PNS. Mereka dalam lima tahun itu sudah banyak yang mengambil cicilan,” tutur dia.

Dengan demikian diharapkan para PNS tidak lagi kesulitan untuk mencicil rumah yang sesuai dengan kemampuannya.

“Mekanismenya kalau konsumen PNS punya mekanisme bisa lewat Bapertarum. PNS jumlahnya sekitar 1,5 juta orang,” tandas dia.

sumber

Thursday, April 2, 2015

Tips Menentukan Cicilan KPR Sesuai Penghasilan

Tips Menentukan Cicilan KPR Sesuai Penghasilan

Fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) memang banyak membantu konsumen dalam membeli rumah. Kendati demikian tidak sedikit konsumen yang pada akhirnya kesulitan melunasi cicilan dan berbuntut pada kredit macet.

Untuk itu, Anda perlu mencermati berapa jumlah cicilan rumah yang sesuai dengan kemampuan keuangan Anda.


Ada beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum mengajukan KPR kepada bank.

Lakukanlah perencanaan dengan rapi, ada baiknya Anda memiliki satu buku khusus untuk menulis tahap apa yang sedang dilakukan dan bagaimana perkembangannya. Tulislah semua perencanaan dan perkembangan yang terjadi selama proses pelunasan cicilan rumah secara jelas dan terperinci.

Tentukan Pilihan

Jika Anda menginginkan rumah dengan harga yang tidak terlalu mahal, Anda dapat mengajukan KPR untuk rumah tipe kecil namun memiliki lahan lebih—biasanya di kavling sudut (hoek). Selanjutnya, Anda dapat merenovasi sedikit demi sedikit dan menjadikannya rumah tumbuh.

Hal ini akan menghindarkan Anda dari cicilan yang terlalu besar. Selain itu, uang Anda juga tidak akan terkuras untuk membayar uang muka.

Mari Berhitung

Jumlah angsuran adalah harga rumah dikurangi uang muka. Rata-rata nominal uang muka adalah 20% dari harga jual rumah. Artinya, 80% sisanya merupakan pokok angka yang akan dibayar dengan metode angsuran atau cicilan. Dalam pembayaran cicilan, selain angsuran, Anda juga harus memperhitungkan bunga.

Berapapun cicilan KPR yang akan Anda bayar nantinya, sebaiknya tidak lebih dari 30% penghasilan Anda. Karena bank di Indonesia hanya akan menyetujui cicilan yang tidak lebih besar dari 30% penghasilan.


Berikut ini contoh sederhana perhitungan cicilan KPR:

Misalnya membeli rumah dengan harga Rp80 juta dengan tenor 10 tahun. Maka perhitungannya sebagai berikut:

Uang muka 20% = 20/100 X Rp80 juta = Rp16 juta

Sisa yang harus dibayar dengan cicilan = Rp64 juta

Angka ini merupakan pokok kredit dan bukan angka pasti yang harus dilunasi. Ada tambahan bunga yang harus dibayar tiap bulan bersamaan dengan cicilan. Besaran bunga akan ditentukan sesuai dengan suku bunga bank yang berlaku saat itu. Jika suku bunga yang berlaku adalah 10%, maka perhitungannya dalam excel adalah:

A1 = Rp64 juta (pokok kredit)

A2 = 10 (lama angsuran) = 10 x 12 bulan = 120 bulan

A3 = 10% (bunga)

Dengan rumus syntax PMT (A3/12,A2,-A1) pada Microsoft Excel, diperoleh nominal cicilan KPR yang harus dibayar tiap bulannya sebesar Rp845.765,00.

Dengan melihat contoh perhitungan di atas, dapat kita tentukan penghasilan yang cocok untuk membeli rumah dengan harga Rp80 juta. Mari kita hitung Rp845.765,00 dibagi 30%. Maka akan diperoleh hasil Rp2.819.217,00.

Dengan demikian dapat kita simpulkan, jika pendapatan Anda berkisar antara Rp2,8 juta ke atas (tidak sampai Rp3 juta), maksimal cicilan KPR yang dapat Anda ambil tidak boleh lebih dari Rp845.765,00 sampai Rp 850.000,00.

Thursday, March 19, 2015

Alasan Kenapa KPR Anda Ditolak


Mengajukan KPR (kredit pemilikan rumah) memerlukan prasyarat tertentu yang harus dipenuhi. Pihak bank pengucur kredit pun secara ketat menyeleksi calon konsumen untuk mengurangi potensi kredit macet.

Lantas, apa saja penyebab pengajuan KPR ditolak pihak bank? Berikut ini ulasannya untuk Anda.

Catatan Keuangan Buruk

Konsumen sering mengajukan KPR tanpa memerhatikan apakah mereka masuk dalam black list Bank Indonesia. Jika Anda menunggak tagihan kartu kredit atau cicilan kendaraan bermotor, maka bisa dipastikan Anda masuk dalam daftar hitam tersebut.

Jika Anda masuk dalam black list Bank Indonesia, maka Anda akan sulit mendapat kredit dari bank. Alasannya jelas: bank tidak mau berspekulasi mengucurkan kredit kepada nasabah yang tidak membayar cicilan kredit mereka. (Baca: Masuk Black List bank Indonesia, Ini Jalan Keluarnya)

Pendapatan Tak Cukup untuk Mencicil KPR

Bank biasanya menghitung cicilan KPR sekitar 30% atau 1/3 dari jumlah penghasilan bulanan. Apabila 30% penghasilan tidak mencukupi untuk membayar cicilan KPR, maka jangan harap pengajuan KPR Anda dikabulkan.

Masa Kerja Kurang dari Dua Tahun

Beberapa bank memberikan persyaratan yang cukup ketat kepada setiap pemohon. Untuk Anda yang berstatus karyawan, bank memberi syarat telah bekerja atau menjadi karyawan tetap selama dua tahun.

Jika masa kerja Anda belum dua tahun, Anda harus menyertakan surat keterangan kerja/SK pengangkatan dari kantor sebelumnya, sehingga masa kerja Anda genap/melampaui dua tahun. (Baca: Tips KPR Bagi Pasangan Muda)

Dokumen Kurang Lengkap

Perlu diingat, pihak bank sangat teliti mengecek setiap dokumen dan data-data yang Anda berikan. Sedikit saja terjadi kesalahan maka pihak bank bisa membuat KPR ditolak.

Selain penyediaan dokumen yang kurang lengkap, bank bisa saja menolak KPR apabila data yang diberikan berbeda. Misalnya, Anda menulis pendapatan sebesar Rp7 juta per bulan, setelah dihubungi ke kantor ternyata gaji Anda hanya Rp5 juta per bulan.

Di samping itu, nyalakan selalu ponsel Anda untuk menjawab panggilan telepon dari bank. Bila Anda susah dihubungi, bank tak segan menolak pengajuan KPR Anda.

Usia Pensiun

Bank memberikan persyaratan yang cukup ketat saat pengajuan KPR, yakni usia maksimal nasabah saat cicilan berakhir 55 tahun – 65 tahun (sesuai aturan masing-masing bank).

Karenanya, hitunglah usia Anda ketika hingga masa tenor Anda selesai, jangan sampai melebihi batas tersebut. Bila dalam perjalanan mencicil KPR, Anda sudah mau pensiun maka siap-siap KPR ditolak.

Thursday, March 5, 2015

Ingin Membeli Rumah? Ini Panduang Lengkap Membeli Rumah KPR



Tips dan Panduan Membeli Rumah KPR – Beli rumah lewat credit kepemilikan rumah (KPR) mungkin saja cara untuk mempunyai rumah yang dimimpikan dengan dana terjangkau serta dalam sekejap, tetapi bila kurang perhitungan tentu bisa menyebabkan beban masa datang, kesempatan ini ilmusipil sharing pengalaman beli rumah kpr lewat bank tentang pertimbangan dalam pilih tempat, memastikan bandrol harga rumah, serta bagaimanakah supaya hasrat kita di setujui bank penyedia KPR.

Mengapa memlih beli rumah lewat KPR?

bila belum mempunyai rumah

sekarang ini tengah mencicil KPR seharga 300 ribu/bln. serta nanti sesudah 8 th. rumah telah jadi punya sendiri kalaupun tak mampu membayar cicilan ya anggap saja bayar kos. sedang cost sewa kos atau rumah kontrakan di jakarta sekitar pada 300 ribu s/d 2, 5 juta perbulan serta tentu bandrol harga tersebut selalu naik tanpa ada dapat mempunyai rumah itu.


bila mempunyai duit banyak

saat ini mencari duit utang tunai pada bank cukup susah, jadi alangkah sebaiknya duit itu dipakai menjadi modal usaha, kita bisa pahala lantaran buka lapangan kerja, sesaat akhirnya disisihkan untuk cicilan rumah KPR.

Bagaimana caranya pilih rumah KPR?

beragam pertimbangan butuh dipikirkan dalam pilih tempat rumah KPR salah satunya :


  1. 1. Tempat rumah sebisa mungkin saja dekat dengan tempat kerja atau usaha
  2. 2. Akses jalan ketempat kerja atau usaha bagus, melalui alam atau panorama yang bisa beri kesegaran pikiran. Dekat dengan sarana umum seperti tempat beribadah, sekolah favorite, rumah sakit dan lain-lain.
  3. 3. Arah hadap rumah juga memastikan. arah hadap ke timur bakal memperoleh cahaya matahari yang sejuk diteras rumah pada pagi hari. arah hadap barat bisa lihat matahari tebenam disore hari namun kepanasan pada teras disiang hari, bisa di imbangi dengan penanaman pohon peneduh. di setujui anggota keluarga tentu.


Model Rumah

Rumah KPR rata – rata memiliki konstruksi standard dengan kwalitas serta model design yang belum pasti sesuai sama harapan, jadi tambah baik konsentrasi untuk pilih tempat tanah yang baik serta permasalahan model rumah kelak dapat direnovasi.

Agar Disetujui Bank

nah.. saat telah sukses pilih tempat serta model rumah yang pas, tentu kita tidak mau bila permintaan KPR kita tidak diterima oleh bank. simpel sekali cara perhitunganya
bank cuma bakal menyepakati cicilan maksimal 30% x upah perbulan kita, kian lebih itu cicilan dinilai memberatkan kita.
sekarang ini bila upah kita di bawah 2, 5 juta/bln.. selamat! mengapa? lantaran masuk nominasi untuk memperoleh subsidi pemerintah dengan prasyarat untuk pembelian rumah pertama. serta tentu memperoleh nilai cicilan yang lebih kecil bahkan juga dapat hingga setengahnya.

Memastikan jumlah serta saat cicilan KPR?

jumlah cicilan yaitu bandrol harga beli rumah yang di menawarkan pengembang dikurangi duit muka yang kita bayar. nanti bank bakal memastikan jumlah cicilan serta lamanya, untuk menghtungnya bisa memakai sarana kalkulator KPR dari bank BTN langkahnya masuk ke situs http:// btn.co.id/ lalu click pada menu kalkulator KPR pada sudut kanan atas.

BANK apa sajakah yang menyediakan KPR?

Dalam pilih bank yang bakal di pakai menjadi penyedia layanan KPR, baiknya kita pilih bank yang telah terpercaya dalam sediakan KPR. hal semacam ini untuk keamanan cicilan kita serta dokumen surat – surat rumah yang jadi jaminan. umpamanya :


  •     BANK BTN
  •     BANK MANDIRI
  •     BANK BRI
  •     BANK BNI


Dokumen apa sajakah yang diperlukan untuk beli rumah KPR?

Ketika ajukan permintaan KPR ke bank kita tidak butuh ribet – ribet lantaran umumnya pengembang bakal memberitahu kita apa dokumen serta prasyarat – prasyarat yang diperlukan. menjadi deskripsi dokumen itu diantaranya :

  • Surat informasi gaji bagi yang bekerja/pendapatan untuk yang usaha
  • Surat info belum mempunyai rumah atau tengah menumpang dari RT di mana kita saat ini tinggal, ini untuk yang mau memperoleh subsidi pemerintah.
  • Photo copy ktp
  • Photo copy kartu keluarga
  • Photo copy tabungan di bank itu.


sesudah seluruhnya prasyarat dipenuhi, serta di setujui, tentu kita mesti mencicil pas saat supaya tidak terserang denda tunggakan atau rumah KPR kita diambil alih serta ditempel stiker ” RUMAH INI DALAM PENGAWASAN BANK“.

Kiat Membeli Rumah Bekas


Memiliki sebuah hunian idaman merupakan impian hampir tiap individu, akan tetapi dengan semakin berkembangnya bisnis properti dan lahan yang semakin terbatas di kota besar mengakibatkan harga properti semakin melambung tinggi. Salah satu solusinya adalah dengan membeli apartement yang terbilang masih terjangkau.

Akan tetapi seperti pembahasan Dopenhouse sebelumnya apartement memiliki kekurangan dan kelebihan yang terkadang menjadi pertimbangan lebih untuk sebagian orang yang menyukai hunian di rumah.

Saat ini, mungkin Anda dapat menambahkan pilihan untuk membeli rumah bekas sebagai hunian Anda dan keluarga. Dengan kisaran harga yang menarik, Anda dapat membeli rumah hunian yang sesuai dengan biaya. Tanpa harus memikirkan biaya untuk membeli lahan dan membangun rumah lagi. Rumah bekas sudah siap untuk ditempati Anda dan keluarga.

Tetapi sebelum membeli rumah bekas, Anda harus memperhatikan beberapa hal penting. Apa saja yang harus kita perhatikan? Berikut tips membeli rumah bekas agar Anda terhindar dari masalah.

Gunakan broker terpercaya

Apabila saat membeli rumah bekas memang terpaksa membutuhkan jasa perantara, maka pilihlah broker yang bisa dipercaya. Misalnya, broker tersebut sudah Anda kenal atau atas rekomendasi terbaik kolega Anda. Bila Anda memakai jasa broker dalam membeli rumah bekas, Anda tetap harus jeli. Pilih broker yang memiliki sertifikat, kalau perlu Anda dapat mengecek keabsahannya dengan menelepon kantor ia bekerja atau asosiasi broker di Indonesia

Sumber: kompas.com

Kondisi Bangunan

Sebelum membeli rumah bekas  periksalah kondisi bangunan dengan melibatkan kontraktor atau arsitek. Cek fondasi dan struktur bangunan lantai, serta atap. Pastikan juga daya dan distribusi kabel, sirkulasi udara di setiap ruangan, intensitas cahaya, serta sumber air. Cermati letak jalur pipa air pastikan jarak minimal dengan tangki septik 10 meter. Jika jarak ideal tak dipenuhi, bisa ditebak air akan tercemar dan tentunya tak layak dikonsumsi. Periksa juga daya penunjang listrik dari PLN. Apakah si pemilik rumah sebelumnya bermasalah dengan segel meteran atau tidak. Jangan sampai Anda harus menanggung denda tinggi karena meteran bermasalah.

Membeli dari pemilik langsung

Cara membeli rumah bekas  yang baik adalah dengan membelinya langsung dari pemiliknya. Dengan menemui pemilik, Anda bisa memperoleh informasi mendetail tentang rumah tersebut. Selain itu, harga rumah juga menjadi lebih murah karena tidak perlu memberi komisi kepada broker atau perantara.

Periksa harga

Agar tidak "tertipu" harga jual rumah, maka carilah data sebanyak-banyaknya mengenai harga pasaran rumah yang sedang Anda taksir. Pertimbangkan juga sisa investasi apabila suatu hari Anda hendak menjualnya. Mencari info seputar harga pasaran tanah dan rumah di sekitar lokasi dapat membantu Anda melakukan penawaran sewajarnya.

Pertimbangkan kelebihan dan kekurangan kalau membeli rumah tersebut. Bila Anda harus melakukan renovasi, pastikan besaran anggarannya tidak melebihi rencana awal. Perhatikan juga lingkungan sekitar, apakah aman, bagaimana dengan para tetangga, atau jauh dekatnya rumah dengan tempat kerja, ssserta akses jalan menuju rumah patut Anda pertimbangkan.

Status Kepemilikan dan Dokumen

Perhatikan secara benar nama yang tercantum dalam sertifikat, serta hubungannya dengan penjual. Cari tahu apa alasan rumah tersebut dijual dan berapa ahli warisnya. Tak kalah penting adalah memeriksa Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal ini berguna untuk mengecek luas bangunan sama dengan yang tertera di sertifikat PBB dan IMB.

Pastikan rumah bekas  yang Anda ingin beli memiliki surat izin dan sertifikat kepemilikan. Periksa apakah rumah tersebut memiliki masalah sengketa karena permasalahan warisan. Rumah warisan umumnya memiliki banyak ahli waris, ketahui apakah semua ahli waris menyetujui penjualan rumah. Jika ternyata bersengketa, lebih baik Anda berpikir ulang untuk membelinya.


Usia bangunan

Hal penting diperhatikan adalah menanyakan usia bangunan rumah bekas  tersebut. Hal ini,  dimaksudkan sebagai tindakan jaga-jaga, apabila nantinya rumah bekas  tersebut ditempati. Pengelompokkan bangunan rumah sesuai usianya, bila baru berarti kurang dari 10 tahun, bangunan sedang berdiri 10-20 tahun, dan bangunan tua bila usianya lebih dari 20 tahun.

Ketika membeli rumah bekas  penting juga menanyakan kapan terakhir rumah direnovasi. Renovasi bukan patokan baku, namun dapat mempengaruhi kualitas bahan bangunan, tipe struktur, dan kualitas pengerjaan.
Demikian rangkuman mengenai Tips atau Kiat Membeli Rumah Bekas yang bisa dijadikan referensi untuk anda saat ingin membeli rumah bekas.

Pasangan Muda, Ini Rekomendasi Lokasi Rumah Sesuai Kantong Anda



Rumah tipe 45, cocok untuk pasangan muda pembeli rumah pertama

Rumah adalah kebutuhan utama bagi keluarga baru yang masih tinggal menumpang di rumah orang tuanya. Memiliki rumah bagi pasangan muda adalah sebuah kebanggan, tidak saja untuk yang bersangkutan melainkan juga untuk keluarga besarnya. Apalagi dengan tingginya harga rumah di Jakarta yang kian tak terjangkau keluarga muda dengan penghasilan pas-pasan.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh rumah123.com dari sejumlah developer yang saat ini tengah memasarkan rumah baru, 70% dari pembeli rumah pertama yang nota bene adalah keluarga muda, memilih rumah kecil tipe 45 dengan luas tanah 72 m2. Sementara 30% lainnya memilih rumah dengan luas bangunan maupun tanah di atas itu.

Reportase lapangan rumah123.com di sejumlah wilayah di Bogor, Tangerang, Tangerang Selatan, Depok dan Bekasi menemukan bahwa kisaran harga rumah tipe 45/72 di sejumlah wilayah nyaris sama. Namun, ada kawasan yang harganya sangat menjulang. Berikut daftar lengkapnya:


  • Graha Raya, Bintaro dan sekitar       : Rp800 juta s/d 850 juta
  • Puspiptek, Serpong                             : Rp500 juta s/d 650juta
  • Depok Sawangan                                : Rp300 juta s/d 450 juta
  • Cibubur - Cimanggis                          : Rp400 juta s/d 450 juta
  • Jati Asih                                                 : Rp400 juta s/d 500 juta
  • Cikarang                                                : Rp450 juta s/d 650 juta
  • Bekasi Utara                                         : Rp350 juta s/d 400 juta


Sejumlah kawasan seperti Bintaro Jaya, BSD, Gading Serpong, Kota Harapan Indah dan Karawaci, nyaris tidak ditemukan proyek rumah baru 1 lantai tipe 45 dengan luas tanah di bawah 90 m2. Paramount Serpong, salah satu pengembang di kawasan Gading Serpong pekan lalu (26/2/2015) meluncurkan rumah  tipe custom di Malibu Village dengan tipe 55 dan luas tanah 48 m2, dipasarkan dengan harga per unit mulai Rp800 juta.

“Ada 1.010 unit rumah custom yang kita kembangkan di Malibu Village ini dan kita targetkan pembeli yang memang mencari rumah untuk dihuni. Rumah dengan kisaran harga mulai dari Rp800 juta ini sangat cocok untuk first time home buyer yang ingin tinggal di Gading Serpong,” ujar Andreas Nawawi, Direktur Paramount Land kepada rumah123.com hari ini (03/03/2015).

Friday, February 27, 2015

Peta Kawasan Banjir 2015

Kawasan Jabodetabek telah dua hari diguyur hujan. Daerah langganan banjir pun kembali tergenang dan Ibukota Jakarta nyaris lumpuh.

Bagi Anda yang terpaksa harus bepergian hari ini, ada baiknya Anda memerhatikan kawasan rawan banjir di Jakarta dan sekitarnya.

Thursday, February 26, 2015

5 Cara Cerdas Beli Rumah Tanpa Menyicil ke Bank


Di masa seperti saat ini semakin sulit bila seorang karyawan dengan penghasilan pas-pasan ingin mempunyai rumah.  Selain memang susah mengalokasikan anggaran nya, harga rumah dari waktu ke waktu juga selalu meningkat.

Solusi pada umumnya adalah melakukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), baik dengan bunga mengambang (floating rate), maupun bunga bersifat tetap (fixed rate).

Namun, menurut Hari Putra, motivator finansial dan managing director WF 19 Technology Inc. (www.p3kcheckup.com), sebetulnya ada beberapa cara dan strategi kreatif yang dapat dilakukan agar bisa memiliki rumah tanpa harus menyicil di bank. Hari berpendapat, yang pertama-tama harus dilakukan adalah berkenalan dengan rekan-rekan kerja yang berkecimpung di dunia real estat dan properti. Hal tersebut baik untuk kemudahan urusan dan pengetahuan seputar rumah dan tanah, beserta faktor hukum yang meliputinya. "Dari mereka Anda juga bisa mencari tahu tipe rumah yang dikehendaki, lokasi yang Anda inginkan, serta harganya saat ini dan harga di masa depan, ketika Anda sudah menabung dan berinvestasi," jelas Hari. Setelah Anda tahu rumah seperti apa yang diinginkan, barulah Anda menerapkan strategi kreatif buah pemikiran Hari berikut ini:

Angel investor.

Adalah orang atau institusi yang mau membantu membelikan rumah yang Anda inginkan, tanpa pamrih dan tanpa riba. Artinya, yang bersangkutan tidak mengutip penambahan uang sepersen pun, dan membantu semata-mata karena ingin mendapatkan pahala di sisi Allah SWT. "Memang agak sulit di era yang serba mencari keuntungan saat ini," aku Hari. "Tetapi, jika kita peka, selalu ada saja orang-orang seperti ini disekitar kita. Bahkan bagi mereka, semakin tidak dikenal, semakin bahagia mereka bisa membantu."Dengan demikian, menurut Hari, tiap bulan Anda bisa mencicil tanpa harus dibayang-bayangi rasa takut akan gagal bayar dan penyitaan rumah, seperti yang lazimnya dikhawatirkan bila menyicil lewat bank. "Yang Anda butuhkan adalah integritas pribadi untuk melunasi hutang-hutang tanpa bunga tersebut," tegas Hari

Menabung dalam dinar emas.

Jika Anda sudah tahu rumah yang dikehendaki dan harganya, yang selanjutnya harus dilakukan adalah menabung hingga mencapai harga tersebut – misalnya Rp300 juta. Tetapi masalahnya, ketika Anda sudah punya uang Rp300 juta – yang ditabung selama tiga tahun untuk membeli rumah tersebut, harga rumah tersebut membumbung menjadi lebih dari yang Anda sudah tabung. Dengan kata lain, sampai kapanpun Anda tidak bisa memiliki rumah idaman tersebut. Solusinya, menurut Hari, adalah dengan menabung dalam bentuk koin dinar emas atau emas dalam bentuk koin yang beratnya 4,25 gram. Jika dahulu, di abad ke-7 Masehi, satu koin dinar emas bisa membeli seekor kambing, hari ini dengan jumlah koin dinar emas yang sama masih dapat membeli sekor kambing terbaik.  "Ini berarti selama kurun waktu 14 abad tidak ada inflasi," jelas Hari.

Sehingga, misalnya Anda punya 148 koin dinar emas, di mana daya beli satu koin dinar emas per 5 Agustus 2013 Masehi adalah Rp 2.030.000,- (menurut www.wakalanusantara.com) maka rumah seharga Rp300 juta yang dalam tiga tahun mengalami kenaikan cukup signifikan, akan tetap kita bisa beli, bahkan malah ada sisa untuk bisa membeli perabotan lainnya.Caranya, setelah terkumpul 148 koin dinar emas, cari rumah yang pemiliknya mau dibayar dengan menggunakan koin dinar emas tersebut.

Investasi di sektor riil.

"Jika hari ini Anda terbiasa hidup dengan investasi pasar finansial atau paper asset, dengan kemungkinan pertumbuhannya antara 15-30 persen per tahun, kenapa tidak mencoba untuk berbisnis di sektor riil dengan menjual produk halal yang sedang digemari masyarakat?" tantang Hari. Hari menjelaskan bahwa dengan menjadi distributor yang memiliki banyak jaringan agen, dan semakin banyak agen yang bekerja untuk Anda, maka semakin banyak keuntungan yang Anda dapatkan sehingga bisa kelak membeli rumah idaman Anda.

Agen properti. Dengan semakin banyaknya kelas menengah atas yang pertumbuhannya dari hari ke hari kian pesat, kebutuhan akan rumah juga semakin urgent. "Otomatis, permintaan akan penjual rumah terorganisir atau Agen Properti, juga meningkat," ungkap Hari.   Ini bisa jadi cara yang kreatif namun butuh kegigihan untuk bisa mendapatkan komisi yang berkisar 1-3% dari harga jual rumah, yang jika terus dilakukan, bisa membeli rumah idaman Anda.

Sweat equity developer.

Tidak banyak yang menekuni profesi di bidang developer. Selain karena perlu waktu untuk memahami alur kerjanya hingga dapat menghasilkan, juga tidak sedikit modal yang harus dikeluarkan. Tetapi dengan sweat equity developer alias pengembang modal dengkul, menurut Hari Anda bisa memiliki rumah idaman.

"Caranya, Anda mengumpulkan dua jenis pemilik, yaitu pemilik lahan dan pemilik uang, yang kelak Anda gunakan untuk biaya operasional kantor dan biaya promosi seadanya," jelas Hari. "Lalu buat kesepakatan, jika Anda bisa mendapatkan pembeli – tentu dengan support si pemodal – maka salah satu rumah yang akan dibangun adalah milik Anda."  Memang butuh waktu minimal dua tahun untuk bisa merealisasikannya, paling tidak selama kurun waktu tersebut, Anda semakin mahir dalam bidang properti.

Selamat mencari rumah! (Antono Purnomo)

Sumber readersdigest.co.id

Tips Berburu Rumah Murah Dan Berkualitas


Banyak orang merasa bingung ketika berencana membeli rumah. Selain karena situasi perekonomian yang fluktuatif, orang merasa ragu membeli rumah karena dana yang dimiliki tidak cukup besar. Apalagi, harga rumah saat ini cenderung naik. Di tahun 2010 – 2013 contohnya, kenaikan harga rumah bisa mencapai 35 – 60 %. Angka yang sangat fantastik ini, jelas membuat banyak orang makin kesulitan mendapatkan rumah idaman.

Sebagai perbandingan, harga pasaran rumah di Jabodetabek terkini untuk rumah dengan luas 36m² sudah menembus angka Rp 800 juta. Tentunya harga ini sudah tidak masuk akal dan akan sulit dijangkau oleh Anda yang berpenghasilan RP 5 juta per bulan. Tetapi, jika Anda lebih "ganas" berburu rumah, di Jabodetabek sendiri masih ada rumah yang harganya di bawah standar harga pasaran. Misalnya untuk luas 36m² harganya masih di bawah Rp 500 juta. Lantas, bagaimana cara mendapatkan rumah terjangkau tetapi tetap berkualitas ?

Ada beberapa taktik agar keinginan Anda terwujud. Yang utama dan perlu Anda lakukan adalah menyediakan waktu ekstra untuk terjun ke lapangan. Jangan hanya melihat TV atau Koran, Anda dituntut untuk terjun ke lapangan demi mendapatkan rumah yang sesuai dengan budget. Karena dengan cara inilah, Anda akan mengetahui kondisi lingkungan perumahan, kondisi jalan, akses dari dan menuju pusat kota, fasilitas yang sudah berkembang, dan lain sebagainya.

Di sisi lain, dengan mendatanginya secara langsung, Anda akan banyak mendapat informasi menarik lainnya dan menjadi bahan pertimbangan saat memilih rumah. Misalnya, di dekat perumahan tersebut akan dibangun jalan tol baru, akan dibangun universitas ternama, dekat dengan stasiun kereta api, dekat dengan terminal angkutan umum, akan dibangun perumahan pengembang elit, dan lain sebagainya. Tentunya, informasi ini sangat berguna bagi Anda.

Mudah-mudahan dengan informasi yang kami berikan, Anda makin "terlecut" dan "ganas" memburu rumah impian Anda.

http://www.supplierbahanbangunan.com/blog/tips-berburu-rumah-murah-dan-berkualitas

Cara Membeli Rumah KPR


Mempunyai rumah yang dibeli dari hasil jerih payah sendiri adalah impian setiap kepala keluarga. Banyak yang mengaku malu jika terus-terusan tinggal di rumah mertua. Ingin beli rumah sendiri tapi uangnya masih belum cukup.

Saat ini sudah tersedia sistem kredit dalam pembelian rumah atau biasa disebut KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Cara ini memudahkan Anda dalam membeli rumah dengan dana yang terbatas. Namun, Anda tetap harus membayar sisanya dengan cara dicicil.

Daripada Anda membayar uang kontrakan, lebih baik Anda membayar uang cicilan untuk KPR. Dan saat KPR tersebut sudah lunas, Anda pun bisa memiliki rumah idaman tersebut seutuhnya. Bagaimana, apakah Anda tertarik membeli rumah melalui KPR?

Berikut cara membeli rumah melalui sistem KPR:

1. Memilih rumah idaman

Silakan Anda datangi developer perumahan yang ada di kota Anda. Tanyakan detail tipe rumah, harga rumah, luas tanah, status surat tanah, DP rumah, dan tanyakan juga pihak bank mana saja yang sudah bekerja sama dengan devloper tersebut. Namun, sebaiknya jangan dulu memberikan uang booking fee sebelum pengajuan KPR Anda disetujui pihak bank.

2. Pilih bank KPR

Setelah mendapat referensi dari pihak devloper perumahan, Anda bisa mulai memilih bank mana yang akan Anda pakai untuk mengajukan KPR. Utamakan memilih bank yang memberikan suku bunga terendah agar cicilan KPR tidak terlalu mahal.


3. Lengkapi semua persyaratan

Untuk bisa mengajukan KPR, Anda harus melengkapi semua persyaratan yang diminta pihak bank. Biasanya, persyaratan yang diminta berupa data pribadi dan data pekerjaan atau pun tempat usaha jika Anda merupakan pengusaha.

4. Bayar DP rumah

Setelah pengajuan KPR telah disetujui oleh pihak bank, selanjutnya Anda tinggal membayar uang muka (DP kredit rumah). Mengenai besar kecilnya DP rumah itu ditentukan berdasarkan kesepakatan Anda dengan pihak devloper, selaku penjual rumah. Minta kwitansi pembayaran yang dilengkapi dengan materai sebagai bukti, simpan baik-baik jangan sampai hilang.

5. Akad kredit rumah

Biasanya pihak bank akan menentukan kapan Anda melakukan akad kredit rumah dengan pihak devloper. Pada saat akad kredit ini, biasanya akan muncul biaya-biaya yang harus Anda bayar. Seperti, biaya notaris, biaya administrasi, biaya asuransi jiwa, dan asuransi kebakaran rumah. Jadi ada baiknya Anda tanyakan dulu ke pihak bank, sebelum melakukan akad kredit rumah.
Semoga penjelasan di atas bisa membantu Anda yang sedang berencana untuk membeli rumah lewat KPR.
CiriCara.com

TRIK MENGECAT YANG MUDAH



Rumah berukuran kecil bukan alasan bagi Anda untuk tidak membuatnya layak huni, nyaman, dan enak dilihat. Rumah yang kecil berarti bidang dindingnya juga terbatas. Tentu, proses pewarnaannya jauh lebih cepat daripada dinding di rumah berukuran besar. 


Artinya, Anda bisa menggunakan waktu senggang untuk memperbarui tampilan rumah tanpa perlu meminta bantuan profesional. Desainer Jeff Lewis memberikan tips mudah mewarnai dinding rumah berukuran mungil. Selain mudah dilakukan, tips ini juga mudah diingat. Simak berikut ini!

Pertama, usahakan warna cat yang Anda pilih "bercerita" mengenai rumah dan hidup Anda. 

"Bergantung pada ukuran rumah Anda, cobalah menetapkan diri pada dua hingga lima koordinasi warna. Cerita warna yang kohesif akan memastikan kontinuitas rumah, khususnya bagi rumah berkonsep ruang terbuka (open floor)," ujar Lewis.

Kedua, tes dulu warna yang ingin Anda gunakan. Lewis bersikeras, Anda harus mencoba warna di ruangan sebenarnya. 

"Saya menggunakan papan poster bercat, jadi saya bisa dengan mudah mengecek warna dari ruang ke ruang," ujar Lewis.

"Pilihlah warna netral," tambahnya. 

Ini tips ketiga untuk Anda. Rupanya, sang desainer menyukai warna-warna "bisu" yang mampu tampil cantik dengan warna dan nuansa apa pun. 

"Warna-warna ini merupakan latar yang sempurna untuk menunjukkan furnitur, seni, dan aksesoris," katanya.

Tips keempat yang perlu Anda ingat adalah: lihat ke atas! Jangan lupakan plafon Anda. 

"Daripada menggunakan putih sederhana, cobalah menggunakan warna dinding Anda dalam nuansa lebih lembut," kata Lewis.

Tips kelima, Lewis menyarankan untuk tidak melupakan pintu rumah. Anda perlu mencoba menggunakan warna gelap sebagai warna pintu di interior rumah Anda. Warna gelap akan memberikan daya tarik sekaligus kedalaman. 

Thursday, November 20, 2014

Syaratnya Mendapatkan Bantuan Biaya Uang Muka dari BPJS


Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk mengurangi biaya pengeluaran para pekerja di Indonesia.

Adapun salah satu hal yang akan digerakkan adalah adanya bantuan biaya uang muka perumahan yang bisa didapatkan para pekerja dari BPJS Ketenagakerjaan.

‎"Jadi kami mendiskusikan skema membantu biaya pengeluaran dari para pekerja kita, atau deengan kata lain membantu kesejahteraan pekerja ," kata Menakertrans Hanif Dhakiri di kantornya, Rabu (19/11/2014).

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Elvyn G Massasya mengungkapkan semua pekerja yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan dapat mendapatkan fasilitas bantuan tersebut.

"Semua pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan, asalkan sesuai dengan persyaratan yang di tentukan," tegasnya.

Adapun syarat yang harus dipenuhi para pekerja adalah :

Perusahaan sebagai penjamin
  • -Telah berdiri minimal 1 (satu) tahun dan masa aktif.
  • -Tertib administrasi kepesertaan program Jamsostek.
  • -Koperasi karyawan yang telah mendapatkan surat kuasa dari perusahaan untuk pengurusan PUMP (koperasi karyawan telah berdiri minimal 1 (satu) tahun.
  • -Pejabat Penanggung jawab pengurusan PUMP pada Perusahaan minimal adalah Manajer Personalia/ SDM.

Tenaga Kerja
  • -Belum memiliki rumah sendiri yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai cukup dari tenaga kerja Jamsostek.
  • -Telah terdaftar menjadi peserta Jamsostek minimal 1 tahun.
  • -Mendapatkan rekomendasi dari perusahaan Penanggung Jawab Pengurusan PUMP.
  • -Upah yang dilaporkan maksimal sebesar Rp 4.500.000,-
  • -Bersedia dipotong gajinya untuk pembayaran angsuran PUMP kepada PT Jamsostek (persero).
  • -Setuju dan sepakat untuk membeli rumah yang ditawarkan oleh Pengembang: baik lokasi rumah, tipe rumah, harga rumah, besarnya uang muka KPR, jangka waktu maupun suku bunga KPR-nya.
  • -Dinyatakan lulus seleksi KPR oleh Bank Pemberi KPR dengan bukti diterbitkan SP3K (Surat Pemberitahuan Persetujuan Pemberian Kredit).
  • -Pembayaran angsuran dilaksanakan secara kolektif oleh Perusahaan penanggung Jawab pengurusan PUMP.


Pengembang
  • -Terdaftar sebagai anggota REI atau APERSI/KOPPERSI (Koperasi Pengembangan Rumah Sederhana Indonesia) atau Perum PERUMNAS.
  • -Mendapatkan rekomendasi dari REI atau APERSI/KOPPERSI setempat (kecuali Perum PERUMNAS).
  • -Telah memiliki lahan siap bangun dan mendapatkan ijin prinsip dari Instansi yang berwenang (lahan tidak bermasalah).
  • -Mendapat dukungan dari Bank Pemberi KPR.
  • Melakukan penawaran rumah melalui Perusahaan peserta Jamsostek yang dikoordinasikan dengan kantor cabang PT. Jamsostek (Persero) dalam rangka konfirmasi ketertiban administrasi kepesertaannya.‎ (Yas/Ahm)

Tuesday, May 6, 2014

8 Tips Memilih Dan Membeli Rumah

Memilih dan membeli rumah bisa dibilang gampang - gampang susah. Beragam alasan tujuan orang untuk memiliki rumah, ada yang membeli rumah untuk ditempati sebagai rumah tinggal, membeli rumah untuk investasi atau ada juga yang membeli rumah sekedar karena tuntutan sosial atau gengsi. Namun apapun alasan anda untuk membeli rumah sebaiknya dilakukan tidak terburu - buru dan mengetahui hal - hal apa saja yang perlu dilakukan sebelum memutuskan untuk memilih dan membeli rumah.

 Berikut ini rumah n rumah memberikan 8 tips memilih dan membeli rumah yang perlu anda perhatikan :
1. Lokasi
Cari lokasi rumah sesuai dengan gambaran yang anda inginkan. Kedekatan jarak dengan tempat kerja atau tempat usaha bisa menjadi bahan pertimbangan dalam mencari lokasi untuk rumah, tambahkan juga faktor pendukung lain seperti kemudahan akses lokasi rumah dengan beragam moda transportasi, bagaimana kualitas air nya dan hal - hal lainnya.
2. Jenis Rumah
Tentukan jenis rumah yang anda inginkan, apakah memilih di perumahan dimana hampir semua model rumahnya seragam, memilih membeli kaveling untuk bisa desain rumah sendiri atau memilih membeli rumah tinggal lama yang ingin di jual. 

3. Ukuran Rumah
Buatlah daftar kebutuhan ruang yang sesuai dengan gambaran awal anda untuk memiliki rumah. Apakah rumah tipe 45, rumah tipe 54, rumah tipe 72, rumah tipe 90 atau mungkin tipe rumah custom yang keluarga anda idamkan. Tentukan dari awal dan sesuaikan dengan budget yang sudah anda siapkan.

4. Fasilitas Umum Dan Pendukung
Ketahui fasilitas umum dan fasilitas pendukung yang ada seperti sarana ibadah, fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat olahraga, belanja, hiburan dsb. Perhatikan juga faktor keamanannya, apakah petugas keamanannya di kelola pengembang atau oleh penduduk sekitar lokasi rumah tersebut.

5. Survei Lokasi
Lakukan survei ke lokasi langsung karena brosur dan gambar rumah yang diberikan pengembang hanya sebagai media promosi dan tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya. Sebelum melakukan akad kredit luangkan waktu untuk melihat - lihat rumah lain atau kalau ada rumah contoh yang sudah dibangun apakah sudah sesuai dengan keinginan anda. Sebagian besar pengembang menggunakan model indent dan konsumen harus menunggu beberapa bulan setelah akad kredit untuk proses pembangunan rumah.

6. Harga Rumah
Teliti dan cermati harga rumah apakah sudah termasuk ppn 10 %, biaya akta jual beli (AJB), dan biaya sertifikat hak guna bangunan (SHGB). Biasanya harga belum termasuk bea perolehan hak atas tanah bangunan (BPHTB) dan biaya KPR jika memilih untuk menggunakan fasilitas kredit. Biaya KPR ini biasanya meliputi biaya notaris, provisi, administrasi, asuransi jiwa dan kebakaran.

7. Jenis Pembiayaan
Alternatif pembiayaan yang bisa anda pilih selain tunai adalah melalui pengajuan kredit melalui bank atau lembaga keuangan lainnya (KPR). Pilihlah bank yang bisa memberikan kredit pembiayaan rumah dengan cermat dan teliti. Untuk rumah siap huni biasanya memerlukan waktu 1-2 bulan dari akad kredit sampai rumah bisa ditempati (serah terima).

8. Masa Garansi
Jika membeli rumah baru dari pengembang, biasanya konsumen akan mendapatkan masa garansi atau istilahnya masa pemeliharaan dengan durasi 2 - 6 bulan dari proses serah terima. Gunakanlah waktu masa pemeliharaan untuk meminta perbaikan gratis apabila rumah bocor, dinding ada yang retak atau ada kerusakan lainnya. Hindari melakukan renovasi rumah di dalam waktu masa pemeliharaan karena itu akan menghilangkan masa garansi anda. 

Semoga uraian 8 tips memilih dan membeli rumah tersebut bisa menjadi pedoman sebelum anda memutuskan untuk membeli rumah tinggal.
close