Syarat dan Jenis Pasir Yang Baik Untuk Konstruksi Bangunan

Saturday, February 20, 2016

Syarat dan Jenis Pasir Yang Baik Untuk Konstruksi Bangunan

Syarat dan Jenis Pasir Yang Baik Untuk Konstruksi Bangunan - Pasir merupakan salah satu material yang cukup penting dalam membangun rumah. Pasir merupakan satu-satu material bangunan yang betul-betul berasal dari alam tanpa melalui proses olahan terlebih dahulu. Pasir bisa berasal dari letusan gunung berapi, sungai, pantai, dan pasir dalam tanah. Oleh karena itu jenis pasir digolongkan menjadi 3 yaitu : pasir sungai, pasir galian dan pasir laut.




Dalam kontruksi bangunan pasir digunakan sebagai agregat halus dalam campuran beton, bahan spesi perekat untuk pasangan bata dan keramik, juga sebagai screed lantai atau juga sebagai bahan uruk. Nah, lalu jenis pasir yang bagaimana yang termasuk jenis pasir yang baik untuk membangun rumah. Menurut Standar Nasional Indonesia (SK SNI – S – 04 – 1989 – F : 28) disebutkan mengenai persyaratan pasir atau agregat halus yang baik sebagai bahan bangunan sebagai berikut :

  • Agregat halus harus terdiri dari butiran yang tajam dan keras dengan indeks kekerasan < 2,2.

  • Sifat kekal apabila diuji dengan larutan jenuh garam sulfat sebagai berikut:

  1. jika dipakai natriun sufat bagian hancur maksimal 12%.

  2. jika dipakai magnesium sulfat bagian halus maksimal 10%.

  • Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5% dan apabila pasir mengandunglumpur lebih dari 5% maka pasir harus dicuci.

  • Pasir tidak boleh mengadung bahan-bahan organik terlalu banyak, yang harus dibuktikan dengan percobaan warna dari Abrans–Harder dengan larutan jenuh NaOH 3%.

  • Susunan besar butir pasir mempunyai modulus kehalusan antara 1,5 sampai 3,8 dan terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam.

  • Untuk beton dengan tingkat keawetan yang tinggi reaksi pasir terhadap alkali harus negatif.

  • Pasir laut tidak boleh digunakan sebagai agregat halus untuk semua mutu beton kecuali dengan petunjuk dari lembaga pemerintahan bahan bangunanyang diakui.

  • Agreagat halus yang digunakan untuk plesteran dan spesi terapan harusmemenuhi persyaratan pasir pasangan
Sedangkan pasir digolongkan menurut fungsi dan kegunaannya, dapat digolongkan sebagai berikut:



1. Pasir Beton

Pasir Beton yaitu pasir yang warnanya hitam dan butirannya cukup halus, namun apabila dikepal dengan tangan tidak menggumpal dan akan puyar kembali. Pasir ini baik sekali untuk pengecoran, plesteran dinding, pondasi, pemasangan bata dan batu.


2. Pasir Pasang

Pasir Pasang yaitu pasir yang lebih halus dari pasir beton. Ciri-cirinya apabila dikepal akan menggumpal dan tidak akan kembali ke semula. Pasir pasang biasanya digunakan untuk campuran pasir beton agar tidak terlalu kasar sehingga bisa dipakai untuk plesteran dinding.


3. Pasir Elod

Yaitu pasir yang paling halus diantara pasir beton dan pasir pasang. Ciri-cirinya apabila dikepal akan menggumpal dan tidak akan puyar kembali. Pasir jenis ini tidak bagus untuk bangunan. Biasanya dipakai untuk campuran pembuatan batako.



4. Pasir Merah

Yaitu pasir yang ciri-cirinya hampir sama dengan pasir beton namun lebih kasar dan batuannya agak lebih besar. Pasir ini bagus digunakan untuk bahan cor.



sumber
Jika anda adala sales, pengembang, marketing dari Syarat dan Jenis Pasir Yang Baik Untuk Konstruksi Bangunan dan ingin menambahkan alamat lengkap, nomor telepon atau iklan Anda, silakan hubungi kami dengan mengisi form "KIRIM IKLAN RUMAH ANDA"
close