+44(0) 1234 567 890 hargarumah.info[at]gmail.com

Wednesday, January 29, 2014

Harga Rumah di Manado Naik


MAKET kompleks perumahan di Manado
Harga rumah di tahun 2014 ini dipastikan naik pada kisaran 15 persen hingga 20 persen.

Ketua REI Sulut, William Tanos menyebut sejumlah hal yang memicu kenaikan.  Selain meningkatnya biaya produksi dan kenaikan harga bahan bangunan, juga karena ada kenaikan upah minimum provinsi (UMP).
"Biaya produksi naik ditambah lagi upah minimum provinsi yang naik," ungkap Ketua REI Sulut William Tanos.  Penyebab lain, karena menyesuaikan dengan harga tanah.
Namun dia yakin, kebutuhan property masih tinggi. Meski diakui, aturan loan to value (LTV) dari Bank Indonesia masih memukul masyarakat terutama yang belum memilik rumah untuk menikmati fasilitas kredit pemilikan rumah dari bank.
"Orang yang belum memiliki rumah jumlahnya naik namun daya beli melemah karena batasan minimum untuk uang muka," katanya, seperti diberitakan Manado Post (induk Malut Post).
Di Sulut sendiri, yang paling besar permintaan adalah untuk rumah tipe 70 ke bawah. "Tipe 70 ke bawah tetap favorit juga dikarenakan modelnya yang minimalis," ujarnya. (jpnn/onk).

Sumber http://malutpost.co.id/2014/01/10/harga-rumah-di-manado-naik/

No comments

Mencermati Perumahan Rakyat di 2014

Salah Satu Rumah Sederhana yang dibangun Pengembang

Ada dua angka penting terkait perumahan rakyat pada 2014. Pertama, kecilnya angka anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang hanya Rp 3 triliun. Angka itu lebih kecil atau turun 56% dari anggaran 2013 yang mencapai Rp 6.9 triliun.

Kedua, adalah besarnya target pembangunan rumah bersubsidi, yang mencapai 125 ribu unit rumah. Angka itu lebih besar dibanding target 2013, yang mencapai 121 ribu unit rumat.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat (Kempera) Sri Hartoyo mengakui, target 125 ribu unit sulit tercapai jika anggaran FLPP hanya Rp 3 triliun.

Terlebih, harga rumah yang diperuntukkan bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu telah memakai harga baru.

Kempera sendiri telah mengusulkan harga tertinggi rumah untuk MBR sebesar Rp 165 juta, dari sebelumnya Rp 145 juta.

Selanjutnya, harga rumah yang sebelumnya Rp 95 juta, naik menjadi Rp 115 juta. Sementara itu, harga rumah yang semula Rp 88 juta dikerek menjadi Rp 105 juta.

Penaikan tersebut, terjadi di semua zonasi peta pengembangan rumah MBR di seluruh Indonesia. Hanya saja, persentase penaikan harga sedikit berbeda di setiap zonasi. Namun, rerata penaikan itu, kata Sri Hartoyo, mencapai 15%.

Persentase tersebut lebih besar dari permintaan pengembang yang tergabung dalam Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Apersi mengusulkan perbaikan harga rumah sebesar 7,1%. Di sisi lain, harga baru ini jauh di bawah usulan REI yang meminta penaikan 30%.

No comments

Tips Mendesain Rumah Minimalis 2 Lantai

Tips Mendesain Rumah Minimalis 2 Lantai

Tips Mendesain Rumah Minimalis 2 Lantai
Bila anda berencana membangun atau membeli rumah minimalis berikut dijelaskan hal yang harus anda perhatikan dalam membuat desain rumah minimalis 2 lantai yang anda butuhkan.
Saat ini muncul beragam desain rumah karena dewasa ini rumah sudah bukan lagi sekedar tempat berlindung melainkan sebagai ungkapan ekspresi diri, sehingga ragam bentuk dan tipe rumah semakin berkembang. Bagi anda yang berniat membangun rumah minimalis dengan 2 lantai berikut tips-tips pemilihan desain rumah minimalis 2 lantai seperti yang dilansir Rumah4minimalis.com.
-Hal pertama yang harus anda perhatikan adalah luas tanah yang akan anda bangun dan jumlah ruangan seperti jumlah kamar tidur, dapur, kamar mandi, ruang makan, ruang keluarga, ruang tamu dan jika ada mungkin ditambah garasi kendaraan.
-Tentukan jumlah ruangan berikut masing-masing ukurannya sesuai keperluan dan ketersediaan lahan anda. Tentukan desain rumah minimalis seperti apa yang anda inginkan, anda dapat menggunakan jasa desainer rumah atau arsitek atau anda bisa mencari referensi contoh rumah yang anda inginkan.
-Setelah anda dapat contoh desain anda dapat menggambar dan menentukan denah rumah seperti penempatan ruang tidur, ruang utama, dapur dan lain-lain. Lakukan pembagian dengan baik dan sesuai misal penempatan ruang tamu, dapur, kamar mandi, kamar tidur utama di lantai satu. Dan lantai 2 anda bisa jadikan untuk beberapa kamar tidur, kamar mandi, ruang bersantai dan lainnya tergantung keinginan anda.
Desain rumah minimalis 2 lantai biasanya tidak memerlukan banyak dekorasi luar dan warna yang berlebihan. Cukup menggunakan warna yang simpel seperti putih, abu-abu atau kombinasi kedua warna tersebut. Jadikan sesederhana mungkin namun tetap menarik dan cantik tanpa meninggalkan kesan elegannya.

No comments

Tuesday, January 28, 2014

Harga Rumah Diperkirakan Segera Naik

Harga jual rumah, baik rumah bersubsidi maupun bukan, di Kabupaten Bojonegoro diperkirakan segera naik pada tahun 2014 ini. Kenaikan harga terjadi menyusul melemahnya nilai tukar rupiah dan imbas pengetatan aturan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) oleh Bank Indonesia (BI).

"Selain itu, harga rumah naik karena harga bahan bangunan seperti semen, pasir dan batu bata juga naik saat musim hujan. Faktor lainnya adalah karena para pekerja menuntut kenaikan upah," jelas marketing salah satu developer di Bojonegoro, PT Luas Nusantara, Amelia.

Sementara itu, Chief of Marketing Officer PT Citra Bangun Sejahtera, Bambang Hernanto mengatakan hingga saat ini harga rumah yang ia bangun belum dinaikkan. Namun Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur sudah meminta agar harga rumah bersubsidi naik 30 persen yaitu dari harga Rp88 juta menjadi Rp95 juta.

"Permintaan dari REI itu masih kita kaji apakah harga yang ditawarkan masih mampu dijangkau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau tidak," katanya. [zhu/yud

No comments

Harga Rumah Naik 20 Persen


MANADO - Harga rumah di tahun 2014 ini dipastikan naik pada kisaran 15 persen hingga 20 persen.
Ketua REI Sulut, William Tanos menyebut sejumlah hal yang memicu kenaikan.  Selain meningkatnya biaya produksi dan kenaikan harga bahan bangunan, juga karena ada kenaikan upah minimum provinsi (UMP).
"Biaya produksi naik ditambah lagi upah minimum provinsi yang naik," ungkap Ketua REI Sulut William Tanos.  Penyebab lain, lanjutnya, karena menyesuaikan dengan harga tanah.
Namun dia yakin, kebutuhan property masih tinggi. Meski diakui, aturan loan to value (LTV) dari Bank Indonesia masih memukul masyarakat terutama yang belum memilik rumah untuk menikmati fasilitas kredit pemilikan rumah dari bank.
"Orang yang belum memiliki rumah jumlahnya naik namun daya beli melemah karena batasan minimum untuk uang muka," katanya, seperti diberitakan Manado Post (Grup JPNN).
Di Sulut sendiri, yang paling besar permintaan adalah untuk rumah tipe 70 ke bawah. "Tipe 70 ke bawah tetap favorit juga dikarenakan modelnya yang minimalis," ujarnya. (MP/sam/jpnn)
Sumber jpnn.com
No comments

Hal Penting Sebelum Menaksir Harga Rumah


Untuk menaksir harga sebuah rumah, Anda harus mengetahui dua komponen utamanya. Dengan memahami hal ini, Anda bisa menentukan manakah rumah yang lebih tepat untuk dibeli.

Hermawan Wijaya, dalam bukunya 77 Rahasia Cepat Untung Bisnis Properti, mengatakan, dua komponen yang memengaruhi harga rumah itu adalah harga tanah dan harga bangunan. Untuk mengetahui harga tanahnya, dapat dilihat dari permintaan (demand), penawaran (supply), status kepemilikan (contohnya girik, SIP, SHGB, SHM, SKJ), dan perizinan lahan (seperti GSB, golongan pemugaran).

Harga tanah juga bisa ditentukan dari strukturnya, apakah rendah di depan atau tinggi di kanan, juga dilihat dari sifat tanahnya, misalnya tanah rawa atau tanah liat. Kemudian, bentuknya, baik trapesium, persegi panjang, simetris, maupun bentuk lainnya.

Posisi juga menentukan, begitu pula dengan letaknya. Kelengkapan fasilitas umum dan khusus di sekitar rumah, rencana pengembangan kawasan, serta siapakah pengembangnya juga memengaruhi harga tanah.
Sementara itu, harga bangunan bisa dilihat dari beberapa hal, seperti usia bangunan, material pendukungnya, konsep arsitekturnya, serta siapakah arsitek dan kontraktornya. Semakin lengkap data ini, maka harganya akan semakin mahal. Namun, kondisinya tetap aman dari sisi hukum.

Sumber rumahku.com
No comments

Kemenpera Tetapkan Standar Harga Rumah MBR

Dinilai kurang tepat dan sangat disayangkan ketetapan Kementerian Perumahan Rakyat Indonesia (Kemenpera) yang telah menetapkan standar harga perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada 2014 sebesar Rp105 juta-Rp165 juta.

    
    Pengaruh dari peraturan pemerintah yang telah menaikan harga jual rumah MBR yang semula Rp88 juta, kini Rp105 juta-Rp165 juta akan mengakibatkan penurunan minat beli di kalangan masyarakat menegah ke bawah.

    Asisten Manager Perumahan Nasional (Perumnas) Regional dua Cabang Lampung Jalan Imam Bonjol KM 11 Kemiling Bandarlampung Ariwan  mengatakan, ketetapan pemerintah Kemenpera menaikkan harga jual perumahan MBR, dibenarkan. Namun, sejauh ini Perumnas belum ada rekomedasi dari Kemenpera  untuk menaikan harga jual perumahan subsidi.

    ''Sejauh ini memang belum ada rekomendasi dari Kemenpera untuk menaikkan harga jual perumahan Subsidi. Tapi tidak menutup kemungkinan harga jual dari perumahan subsidi Perumnas akan mengalami kenaikan,'' terangnya kepada Lampung NewsPaper, Rabu (15/1).  

    Dia melanjutkan, Perumnas hanya sebagai pelaksana, naik atau tidaknya ini Kemenpera yang atur, Perumnas hanya bertugas untuk membangun menciptakan rumah murah untuk masyarakat menegah ke bawah.

    ''Tapi jika kalau memang benar harga naik sudah pasti dampaknya buruk. Yang pertama bisa dikatakan, bakal terjadi penurunan minat masyarakat untuk memiliki rumah layak, yang kedua masyarakat akan semakin susah untuk memiliki perumahan,'' bebernya.

    Di sisi lain terpisah, Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandarlampung Berlian Mansur, menyayangkan ketetapan pemerintah yang menaikkan harga jual perumahan untuk para kalangan MBR. Pasalnya, pemerintah dulu punya program membangun satu juta rumah untuk rakyat. Maka hal ini dengan adanya kenaikan harga jual perumahan pemerintah dinilai gagal dalam menciptakan perumahan yang terjangkau bagi kalangan MBR.

    ''Jelas, dengan adanya kenaikan ini bahwa pemerintah gagal menciptakan pembangunan rumah 1 juta unit untuk kalangan menegah ke bawah,'' ujarnya.

    Dia melanjutkan, kenaikan harga jual perumahan di tahun ini menurut dia kurang tepat, karena perekonomian di Indonesia tidak stabil, dicontohkannya mulai dari naiknya harga gas, yang baru-baru ini membuktikan bahwa kestabilan perekonomian Indonesia masih tergunjang. Jika pemerintah menetapkan standar harga jual rumah MBR yang semula Rp88 juta menjadi Rp105 juta maka sangat disayangkan.

    ''Ya, jika sudah seperti itu mau bagaimana lagi, itu sudah menjadi ketetapan, tapi saya bener-benar sangat menyayangkan akan kenaikan harga rumah ini, karena sudah pasti timbulnya masyarakat lagi yang akan semakin tersudut, dan sulit mendapatkan rumah dengan harga terjangkau,'' imbuhnya.
    
    Selain itu, untuk menyikapi masalah ini, kata Berlian, akan memanggil ketua Real Estate Indonesia (REI), dalam membahas kenaikan harga jual perumahan MBR. Karena naiknya harga rumah MBR untuk Lampung, dampaknya akan sangat buruk bagi masyarakat yang belum memiliki rumah. Sejauh ini kita menilai, banyak sekali rumah yang dimanfaatkan bagi kalangan mampu untuk investasi, jadi bagaimana caranya agar di tahun ini masyarakat yang belum punya rumah, bisa memiliki hunian yang layak. (asw/ced/

No comments

Bank Mandiri Akan Fokus Penyaluran Kredit Rumah Murah


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri Tbk berencana untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan ke sektor konstruksi. Namun demikian, bank BUMN tersebut akan lebih fokus kepada perumahan murah yang diprogramkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera).

Direktur Keuangan Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansury mengatakan perseroan akan membidik para pengembang (developer) yang masuk ke dalam kategori pengembang perumahan murah sesuai program Kemenpera.

Bank Mandiri, kata dia, akan berupaya meningkatkan pembiayaan kepada para pengembang tersebut.

"Tapi intinya kita perlu berhati-hati juga tahun 2014 yang terkait dengan pembiayaan sektor konstruksi, karena kan kita lihat juga dengan naiknya tingkat bunga yang ada juga tentunya akan mempengaruhi permintaan terhadap perumahan," kata Pahala di Jakarta, Senin (13/1/2014).

Lebih lanjut, Pahala menjelaskan pihaknya perlu menyeimbangkan antara dua hal. Di satu sisi Bank Mandiri ingin meningkatkan pembiayaan kepada para pengembang perumahan murah. Di sisi lain, peningkatan tingkat bunga yang ada dapat mempengaruhi permintaan atas perumahan.

"Kita berharap bahwa mungkin selama ini kita belum fokus untuk melakukan pembiayaan ke sektor tersebut. Tapi mudah-mudahan di tahun 2014 ini kita bisa lebih fokus dengan melihat siapa-siapa sebetulnya para developer yang pemain utama untuk developer yang di perumahan murah tersebut. Mudah-mudahan ini kita bisa tingkatkan," ujar Pahala.

Pahala mengungkapkan perseroan menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 16 hingga 18 persen di tahun 2014.

"Ya mungkin kita sekitar 1 dan 2 persen mungkin di atas tingkat pertumbuhan tersebut. Ya mungkin antara 17 sampai 20 persen tingkat pertumbuhan ke sektor tersebut," kata dia.

Sumber: kompas.com

No comments

Penjualan Rumah Bersubsidi Turun

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Eastate Indonesia (REI) Jateng tahun ini tidak berani meningkatkan target penjualan rumah bersubsidi atau rumah dengan fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Penyebabnya, target pembangunan 2013 tidak tercapai, sehingga tahun ini target penjualan diturunkan. Dari target 11.000 unit rumah pada 2013, hanya mampu terbangun 5.000 unit.

Karena itu REI tahun ini hanya menargetkan pembangunan rumah bersubsidi 9.000 unit saja. Wakil Ketua DPD REI Jateng Bidang Promosi, Publikasi, dan Kehumasan, Dibya K. Hidayat, di sela-sela pembukaan pameran REI kemarin mengungkapkan, penurunan ini juga dikarenakan ada faktor-faktor yang kurang mendukung seperti perubahan suku bunga bank, aturan yang kurang mendukung program pemerintah, serta melemahnya rupiah terhadap kurs US dolar.

Meski begitu, REI tetap optimistis penjualan properti akan tetap baik. Ini terbukti meski kondisi yang tidak mendukung, secara total penjualan properti tahun 2013 tumbuh 20 persen. "Jadi kami berharap tahun ini penjualan properti akan tetap tumbuh sama seperti tahun lalu," tuturnya.
Awal tahun 2014 ini, REI kembali mengelar pameran perdana mulai 17-28 Januari 2014 di Mal Ciputra. Dari 17 peserta ini satu di antaranya adalah apartemen di Jogjakarta. Hadirnya apartemen ini dikarenakan Semarang saat ini juga ulai dikembangkan apartemen. Pameran tahun ini akan digelar 10 kali, dengan hadiah delapan unit sepeda motor.

Menurut Dibya munculnya apartemen di Semarang belum memengaruhi penjualan rumah di Semarang. Hal ini dikarenakan masyarakat Semarang masih menyukai rumah dengan halaman yang cukup luas. Berbeda dengan apartemen yang tidak memiliki halaman. "Selain itu jarak rumah dengan tempat kerja juga tidak relatif jauh dan masih dapat ditempuh dengan angkutan," urainya.
Soal penjualan rumah, menurut Dibya, rumah tipe menengah dengan harga mulai Rp 200 juta hingga Rp 600 juta masih mendominasi pasar sekitar 60 persen. Sedangkan untuk penjualan rumah bersubsidi, menurutnya masih agak sulit mengingat hanya beberapa pengembang saja yang mengembangkan rumah bersubsididi. (tya/smu/ce1)
No comments

KPR Subsidi Belum Naik

Padahal, wacana menaikkan harga KPR bersubdi oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) sudah digaungkan sejak tahun lalu. Namun hingga saat ini belum ada putusan final. Kemenpera berencana segera menaikkan batas atas harga rumah bersubsidi dari sebelumnya Rp 88 juta sampai Rp 145 juta menjadi Rp 105 juta sampai Rp 165 juta.

Tujuannya, pengembang lebih tertarik membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan pas-pasan. "Informasinya Maret ini akan ada keputusan kenaikan harga, semoga saja tidak molor lagi," pinta Hasan.

DPD REI, menurut Hasan sangat menanti keputusan Kemenpera mengenai kenaikan harga KPR bersubsidi. Kenaikan harga rumah bersubsidi ini menurut Hasan menyesuaikan dengan kenaikan harga material bangunan, upah pekerja, dan melonjaknya harga tanah. Sehingga harga rumah subsidi Rp 88 juta dinilai sudah tidak cocok lagi.

Meski kenaikan harga rumah bersubsidi masih belum final, tapi dikatakan Hasan pihak tetap akan menggenjot target pembangunan rumah subsidi sebanyak 5.000-6.000 unit untuk tahun 2014.

Berbicara mengenai target 2014, tak ada salahnya jika berkaca pada realisasi penjualan rumah bersubsidi di tahun 2013. Program rumah bersubsidi untuk Jambi, menurut Hasan, tahun 2013 di targetkan penjualan rumah bersubsidi sebanyak 5.000 unit, hanya saja baru terealisasi sekitar 1.500 unit atau sekitar 30 persen. "Realisasi sangat jauh di bawah target. Salah satu kendala dalam merealisasikan pemasaran rumah bersubsidi adalah ketatnya aturan perbankan terkait dengan kebijakan keuangan," ujar Hasan.

Padahal rumah bersubsidi ditujukan bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki hunian. Mereka bisa memanfaatkan kredit pemilikan rumah (KPR) melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan suku bunga 7,25 persen, uang muka 10 persen, dan angsuran tetap selama 20 tahun.

Sementara itu, Adhi Santoso, Deputy Branch Manager Consumer BTN Cabang Jambi mengatakan saat ini para pengembang sedang menunggu kenaikan harga untuk wilayah Sumatera, sehingga banyak yang menunda akad kredit. "Kita jadinya agak repot juga kalau banyak yang menunda akad kredit," jelas Adhi Santoso.(ynn/rtn)

No comments

Thursday, January 23, 2014

Bintang Metropole Cluster Orion Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
K.H. Muchtar Tabrani, Perwira, Bekasi Jl
Bekasi

17122
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Wednesday, January 22, 2014

Bintang Metropole Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jl. H. Tabrani, Marga Mulia, Bekasi Selatan
Bekasi

17141
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bima Fajar Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Bima Utama Raya, Lambang Sari, Bekasi Jl
Bekasi

17510
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Monday, January 20, 2014

Bougenville Bumirawa Tembaga Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
KH Noer Ali, Jaka Setia, Bekasi Jl
Bekasi

17147
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Babelan Indah Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat:
Raya Kebalen, Kebalen, Bekasi Jl
Bekasi

17610
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Thursday, January 16, 2014

Berlaku Januari, Harga Rumah Makin Berat

Kenaikan harga jual properti tidak bisa dihindari. Para pengembang langsung mengganti banderol harga sejak hari pertama Januari 2014. Sejumlah alasan menjadi dasar, antara lain pelemahan rupiah, kenaikan harga bahan baku dan seretnya penjualan sejak penerapan aturan KPR.

Pengembang Perumahan Alam Gunung Anyar, Pesona Gunung Anyar dan Green Hill di kawasan Surabaya Timur misalnya, menetapkan nilai kenaikan harga jual sekitar 5 persen sampai 6 persen dari harga sebelumnya. Harga baru ini berlaku untuk semua tipe rumah.

“Kami harus menaikkan harga karena sudah lama kami tidak menaikkan harga. Apalagi, biaya produksi sudah melonjak tajam,” kata Dirut PT Gosyen Jaya, Lilies Sugianto, Selasa (7/1/2014).

Harga bahan bangunan sudah naik signifikan. Dari sisi sumber daya manusia (SDM), gaji pekerja dan tukang juga naik tinggi. Kondisi itu yang membuat para developer memilih memberlakukan harga baru.

Menurut Lilies Sugianto, harga pokok bangunan mulai pasir, batu bata, batu kali, terutama besi naik minimal 10 persen. Pengerjaan borongan oleh tukang sekarang minimal meningkat 20 persen. Sebenarnya, masih wajar kalau developer menaikkan harga sekitar 10 persen.

Meski demikian, manajemen Gosyen Jaya tetap optimistis permintaan pasar berjalan karena masyarakat masih banyak yang membutuhkan rumah. Kejenuhan pasar bisa terjadi untuk kelompok rumah mewah. Tetapi, untuk kelompok rumah menengah dengan harga di bawah Rp 1 miliar dan rumah sederhana diyakini masih banyak dicari.

sumber surabaya.tribunnews.com

No comments

Kiat Membeli Rumah Tanpa DP

Bagi Anda yang telah memiliki impian untuk memiliki rumah namun masih terkendala dengan persoalan dana, Anda bisa melakukan kredit rumah tanpa DP atau Down Payment (uang muka). Cara ini menjadi solusi yang cukup baik namun tentu saja ada untung ruginya pula.

Saat ini beberapa bank telah menawarkan kredit rumah tanpa DP, misalnya bank BCA, Mandiri, BNI, CIMB Niaga, dan HSBC. Namun demikian, pada dasarnya tidak satupun bank tersebut yang menawarkan kredit dengan DP sebesar 0 %. Tetapi masih ada cara agar untuk menekan biaya DP ini.

Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan penawaran dari pihak developer. Biasanya, ada saja pengembang rumah atau developer yang memberikan penawaran kredit rumah tanpa DP, siap huni, serta dengan jumlah cicilan tertentu yang dibayarkan selama jangka waktu tertentu. Dalam hal ini, pihak developer sebelumnya telah bekerjasama dengan bank tertentu agar ia dapat menjual rumah kepada konsumen tanpa uang muka sama sekali. Sebenarnya dalam kasus ini, developer telah memiliki tabungan terlebih dahulu yang ditahan di bank sebesar DP yang seharusnya dibayarkan oleh konsumen.

Ada juga dengan cara lain, yaitu dengan memanfaatkan perang harga yang dilakukan oleh developer. Anda bisa memanfaatkan potongan harga yang diberikan oleh developer saat mengajukan kredit kepada pihak Bank. Calon konsumen yang perlu "bekerjasama" dengan developer. Artinya, baik konsumen dan developer sudah sama-sama sepakat bahwa potongan harga seolah-olah akan menjadi uang muka yang telah dibayarkan saat melakukan transaksi.

Cara lain adalah dengan menaikkan sedikit harga rumah. Harga rumah yang ditawarkan oleh developer biasanya berbeda-beda sekalipun masih berada di satu kawasan. Untuk itu carilah harga rumah yang sedikit lebih miring, kemudian naikkan hingga uang muka yang seharusnya dibayarkan bisa dipenuhi. Sekali lagi, cara ini harus dengan kesepakatan bersama antara calon pembeli rumah dengan pihak pengembang rumah. Umumnya cara ini banyak dipakai untuk rumah second .

Caranya berikutnya adalah dengan menyewakan rumah, yaitu dengan melakukan kesepakatan terlebih dahulu dengan pemilih rumah. misalnya, Anda dan pemilik telah sama-sama sepakat bahwa rumah akan dilunasi penuh dalam waktu tertentu. Kemudian, setelah kesepakatan selesai buatlah iklan bahwa rumah tersebut disewakan. Uang yang didapat dari penyewa inilah yang kemudian digunakan sebagai uang muka untuk membayar rumah yang telah dibeli. Cara ini tentu saja membuat Anda harus menahan diri untuk tidak segera menikmati kenyamanan rumah yang telah anda beli.

Anda masih bisa memanfaatkan berbagai celah yang tersedia agar rumah yang dibeli nantinya benar-benar tanpa DP sama sekali. Jadi, sekalipun pada dasarnya tidak ada bank yang benar-benar memberikan kredit rumah tanpa DP. Anda hanya perlu lebih jeli untuk melihat peluang-peluang dan cara mana saja yang bisa digunakan saat hendak membeli rumah tertentu. Silahkan kunjungi blog saya untuk tips investasi lainnya.

sumber kompasiana.com

No comments

Harga Rumah Subsidi Naik Rp7 juta

MAKASSAR, FAJAR -- Harga rumah subsidi melalui pembiayaan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) di Sulsel akan naik hingga Rp7 juta. Sebelumnya, pengembang memprediksi akan naik hingga Rp22 juta.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel Reymond Arfandi mengatakan, kenaikan harga rumah bersubsidi ini mengikuti kebutuhan bahan baku dan harga tanah yang melambung tinggi. Kenaikan tersebut terhitung mulai Januari 2014 ini.

“Kenaikan harga rumah subsidi saat ini naik 9,8 persen menjadi Rp95 juta, sebelumnya Rp88 juta per unit,” ujar Raymon kemarin.

Kenaikan harga rumah subsidi ini kata Raymond belum mampu mengimbangi biaya operasional yang semakin meningkat tiap tahun. “Kenaikan ini tidak terlalu berdampak pada pengembang karena kenaikannya kecil, belum lagi pengetatan regulasi perbankan sehingga besar sekali dampaknya,” tuturnya.

Menurut Raymond, walaupun banyak kendala pada pembangunan rumah subsidi ini, pihaknya tetap optimis pembangunan rumah sederhana tetap pada kisaran 10.000 unit.

“Pada 2013 lalu jumlah pembangunan rumah sederhana ini hanya 8.000 unit dengan nilai Rp700 miliar. Tahun ini meningkat 2.000 unit untuk memenuhi kebutuhan rumah sederhana,” ujarnya.

Manager Marketing Perum Perumahan Nasional (Perumnas) regional VII Makassar, Adi Ismoyo mengatakan pihaknya belum menerima harga pasti tentang kenaikan harga rumah subsidi.

“Belum ada kepastian harga dari pemerintah sehingga Perumnas masih menunggu regulasi yang jelas,” ujarnya.

Namun Adi mengatakan Perumnas tetap menyiapkan 600 unit rumah sederhana di Sulsel tahun ini. Pertumbuhan diperkirakan mencapai 20 persen dengan pembangunan unit baru.

“Kemungkinan naik Rp105 juta mengingat kebutuhan harga tanah yang semakin melambung tinggi,” ujarnya.

sumber fajar.co.id

No comments

Sunday, January 12, 2014

Bumi Rahayu Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jl. H. Djole
Bekasi

17151
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bumi Nasio Indah Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Anggrek, Jati Mekar, Jatiasih Jl

Bekasi

17422
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bumi Nasco Indah Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jl. Jati Bening Raya
Bekasi

13450
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bumi Makmur Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jatimakmur, Jatimakmur, Pondok Gede Jl

Bekasi

17413
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bumi Madani Indah Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jl. Ki Hajar Dewantara
Bekasi

17550
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bumi Kahuripan Indah Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jl. Gabus Raya
Bekasi

17530
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bumi Kahuripan 1 Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jl. Bahagia
Bekasi

17610
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bumi Eraksa Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jl. Raya Jati Rangga, Jatirangga
Bekasi

17112
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bukit Kencana II Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jl. Sentosa Raya, Jati Makmur
Bekasi

17413
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Boulevar Hijau Harapan Indah Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Pejuang Jaya, Bekasi Barat

Bekasi

17131
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bintara Loka Indah Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Bintara Raya, Bintara, Bekasi Jl
Bekasi

17134
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bintara Alam Permai Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jl. Bintara Raya, Setu, Bintara
Bekasi

17134
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bening Indah Estate Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jl. Jatibening Estate
Bekasi

17412
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bekasi Jaya Indah Utama Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat
Alamat:
Jl. Taman Ulin
Bekasi

17112
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Bekasi Elok 2 Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat:
Jl. Jalen Raya
Bekasi

17610
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Babelan Oetama Sejahtera Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat:
Raya Kebalen, Kebalen, Bekasi Jl
Bekasi

17610
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
No comments

Babelan Mas Permai Bekasi

Harga : Rp. ***.***.***

Alamat:
Raya Kebalen, Kebalen, Bekasi Jl
Bekasi

17610
Indonesia

Telepon : ### ### ###

Peta Lokasi
Facebook Popup Widget