Featured

Tuesday, May 12, 2015

Bagaimana Cara Mendapat Rumah Subsidi


Program pembangunan sejuta memberi banyak kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki hunian  rumah tapak maupun rumah susun, termasuk subsidi dari pemerintah.
Rumah subsidi ditawarkan dengan beberapa kemudahan, seperti suku bunga flat 5% selama 20 tahun masa cicilan, dan uang muka 1%.

Lantas, bagaimana syarat dan cara mendapatkan rumah bersubsidi?‎ Ada beberapa ketentuan yang mesti dipenuhi:


  1. Memiliki penghasilan maksimal Rp4 juta per bulan untuk rumah tapak atau Rp7 juta per bulan untuk rumah susun.
  2. Belum memiliki rumah dan belum pernah mendapat subsidi kepemilikan rumah dari pemerintah.
  3. Telah bekerja di perusahaan formal minimal satu tahun.
  4. Memiliki NPWP, SPT, dan PPh.
  5. Tidak mengalihtangankan rumah tersebut dalam lima tahun.

Bila Anda memenuhi syarat tersebut, Anda dapat mensurvei rumah subsidi yang disediakan pengembang. Tanyakan kepada pengembang, apakah mereka masih memiliki suplai rumah subsidi. Pihak pengembang akan membantu Anda mendapatkan pembiayaan melalui bank yang telah berkomitmen mengucurkan kredit pembiayaan rumah (KPR) subsidi.
Sebagai informasi, harga jual (tertinggi) rumah subsidi ditetapkan pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 113/PMK.03/2015:
  1. Pulau Jawa (kecuali Jabodetabek): Rp110,5 juta.
  2. Sumatera (kecuali Kepulauan Riau dan Bangka Belitung): Rp110,5 juta.
  3. Sulawesi: Rp116 juta
  4. Kalimantan: Rp121 juta.
  5. Bali dan Nusa Tenggara: Rp126,5 juta.
  6. Papua dan Papua Barat: Rp174 juta.
  7. Kepulauan Riau dan Bangka Belitung: Rp116 juta.
  8. Jabodetabek: Rp126,5 juta.

Friday, May 8, 2015

9 Bank ini Memberikan Kredit Rumah Murah


Bank Pembangunan Daerah (BPD) menyisakan sembilan bank yang masih menawarkan suku bunga KPR (kredit pemilikan rumah) di bawah 10%.

Berdasarkan data suku bunga dasar kredit (SBDK) yang dirilis Bank Indonesia Kamis (23/4) lalu, hingga akhir Februari ada 10 bank yang menawarkan bunga KPR rendah—sembilan di antaranya adalah BPD.

Sementara itu, bank-bank pemerintah masih menerapkan suku bunga KPR di atas 10%: Bank BRI (10,25%), Bank Mandiri (11%), Bank BNI (11,10%) dan Bank BTN (11,50%).

Sedangkan, suku bunga KPR tertinggi diterapkan Bank Yudha Bhakti (16,5%) dan Bank Kesawan (16%).

Informasi SBDK yang dipublikasikan BI didasarkan atas laporan yang disampaikan oleh bank kepada BI untuk posisi akhir bulan laporan. Informasi SBDK tersebut dapat saja berbeda dengan yang dipublikasikan pada papan pengumuman di setiap kantor Bank, website bank dan/atau surat kabar antara lain karena menggunakan posisi data yang berbeda. Konfirmasi atas kebenaran data dan/atau keterkinian data langsung ditujukan kepada bank yang bersangkutan.

Berikut ini bank pemberi KPR Murah hingga akhir Februari 2014:
1. BPD Yogyakarta (7,21%)
2. BPD Sulawesi Tenggara (7,44%)
3. BPD Jawa Tengah (7,81%)
4. BPD Nusa Tenggara Timur (8,87%)
5. BPD Jawa Timur (9,02%)
6. BPD Jambi (9,47%)
7. BPD Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (9,63%)
8. Bank Hana (9,75%)
9. Bank Maluku (9,84%)
10. BPD Kalteng (9,98%)

Wednesday, May 6, 2015

Membeli Rumah, Lebih Baik Kredit atau Cash?


Properti merupakan investasi yang memiliki dua keuntungan: harganya tidak pernah turun dan mendatangkan passive income jika disewakan.

Selain itu, properti juga bisa dimiliki dengan cara mencicil melalui fasilitas KPR (kredit pemilikan rumah). Artinya tanpa memiliki uang tunai pun Anda bisa memilikinya.

Membeli rumah secara tunai maupun mencicil memiliki kelebihan dan kekurangan. Anda tinggal menyesuaikan dengan kondisi keuangan Anda:

Kelebihan Membeli Rumah dengan KPR:


  • • Tidak perlu menabung dalam jumlah besar untuk membeli rumah. Uang cukup untuk membayar uang muka saja.
  • • Membeli rumah dengan KPR akan terasa lebih ringan.
  • • Semakin besar uang muka atau semakin lama jangka waktu pembayaran, maka uang cicilan akan menjadi semakin murah.
  • • Rumah dapat langsung ditempati atau disewakan untuk melunasi cicilan.


Kekurangan Membeli Rumah dengan KPR:





  • • Semakin lama tenor, semakin besar bunga yang harus dibayarkan.
  • • Total uang yang Anda keluarkan untuk membeli rumah lebih mahal daripada harga aslinya.
  • • Jika Anda kehilangan pekerjaan atau penghasilan, cicilan rumah pun menjadi tersendat. Dampak terburuknya adalah rumah Anda disita atau dijual untuk melunasi utang.
  • • Meskipun Anda sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan, belum tentu pihak bank menyetujui KPR yang Anda ajukan.
  • • Surat-surat rumah dan tanah ditahan pihak bank hingga Anda melunasi rumah tersebut.
  • • Jika Anda ingin melunasi seluruh sisa cicilan di tengah jalan, Anda akan dikenakan penalty.
  • • Suku bunga yang fluktuatif sehingga cicilan bulanan pun berisiko bertambah mahal setiap tahun.


Kelebihan Membeli Rumah Secara Tunai


  • • Harga tidak dikenakan bunga cicilan sama sekali.
  • • Harga rumah dapat ditekan dengan cara melakukan negosiasi dengan pengembang.
  • • Untuk rumah ready stock atau rumah second, dapat langsung ditempati dan Anda tidak harus pusing memikirkan cicilan.
  • • Umumnya, penjual rumah lebih memilih calon pembeli yang membayar tunai daripada mencicil.
  • • Surat-surat rumah dapat langsung dimiliki, bahkan dapat dijadikan jaminan ke bank.


Kekurangan Membeli Rumah Secara Tunai:


  • • Butuh waktu yang cukup lama untuk mengumpulkan uang, terutama bagi yang berpenghasilan rendah.
  • • Jika ternyata kepemilikan rumah tersebut bermasalah, uang Anda bisa ‘menguap’ dalam waktu sekejap.

Tuesday, May 5, 2015

Persyaratan Kredit Rumah Bagi PNS Mudah. Apa Saja Syaratnya?


PNS Dapat Kemudahan Mencicil Rumah, Apa Syaratnya? Untuk melancarkan Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, Pemerintah akan memberikan kemudahan bagi para pegawai negeri sipil (PNS) untuk mendapatkan rumah.

Plt. Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin mengatakan salah satu kemudahan yang diberikan yaitu PNS sudah bisa mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR) minimal satu tahun masa kerja.

“PNS tadinya harus lima tahun dulu untuk bisa dapat rumah, sekarang satu tahun sudah bisa,” ujarnya seperti dinukil dari laman Liputan6.com.

Dia menjelaskan, alasan pemerintah memberikan kemudahan ini karena setelah lima tahun, rata-rata PNS sudah mempunyai banyak cicilan sehingga sulit untuk mengajukan kredit kepemilikan rumah.

“Kita sadari hambatan perlu diintervensi pemerintah salah satunya PNS. Mereka dalam lima tahun itu sudah banyak yang mengambil cicilan,” tutur dia.

Dengan demikian diharapkan para PNS tidak lagi kesulitan untuk mencicil rumah yang sesuai dengan kemampuannya.

“Mekanismenya kalau konsumen PNS punya mekanisme bisa lewat Bapertarum. PNS jumlahnya sekitar 1,5 juta orang,” tandas dia.

sumber

Thursday, April 30, 2015

11 Tips & Cara Menghemat Listrik


Yup, tarif dasar listrik resmi naik di bulan ini. Seperti yang dikatakan oleh Senior Manajer Humas PLN Bambang Dwiyanto bahwa "Di bulan April akan ada kenaikan tarif listrik, walau pun tidak besar," Walalupun menurutnya tidak besar, tapi lebih baik jika kita bisa tetap menghemat pengeluaran listrik kita.


Tidak perlu lah kita pasang alat yang diklaim bisa menghemat daya listrik, karena sebenarnya hemat-tidaknya pemakaian listrik di rumah bergantung pada Anda sebagai pengguna.

Berikut adalah 11 tips menghemat listrik yang diambil dari pln.co.id

1. Pendingin Ruangan 

  •  Seperti halnya lemari es/freezer, semakin rendah suhu ruangan yang dikehendaki, makin banyak energi listrik yang digunakan.
  •  Atur suhu ruangan sesuai keperluan, jangan terlalu dingin.
  • Matikan AC bila ruangan sudah tidak digunakan. (Baca: Tips Menghitung Kebutuhan AC di Rumah)


2. Lemari Es
Setiap penurunan suhu (temperatur) untuk mendinginkan isi lemari es memerlukan tambahan energi listrik. Agar tidak terlalu boros penggunaan listriknya:

  • Pilihlah lemari es/freezer yang hemat energi.
  • Jangan masukan makanan/minumam yang panas ke dalam kulkas/freezer.
  • Atur suhu udara sesuai dengan kebutuhan. Jangan terlalu rendah, karena akan banyak mengkonsumsi listrik.
  • Tempatkan kulkas/freezer di tempat yang jauh dari sumber panas (kompor/sinar matahari).
  • Tutup rapat dan buka pintu seperlunya.
  • Isi secukupnya (jangan terlalu penuh) agar peredaran udara dingin tidak terhambat. (Baca: Tips Kulkas Hemat Energi)

3. Pemanas Air

  • Jangan biarkan pemanas air menyala sepanjang hari.
  • Nyalakan listrik beberapa saat sebelum digunakan, dan segera matikan kembali bila tidak diperlukan. (Baca: Kamar Mandi Ramah Lingkungan)


4. Lampu

  • Gunakan lampu hemat energi.
  • Matikan lampu bila tidak diperlukan..
  • Lengkapi lampu TL dengan kondensor (Baca: Mengapa Harus Memilih Lampu LED?)


5. Televisi, Radio, dan Tape Recorder

  • Nyalakan televisi, radio, tape recorder bila benar-benar ingin ditonton atau di dengarkan dan segera matikan bila tidak digunakan.


6. Pompa Air

  • Pompa air menggunakan motor listrik. Untuk menghemat listrik, pasanglah pompa listrik sesuai kebutuhan.
  • Gunakan tangki penampung air, agar pompa air listrik bisa digunakan lebih teratur. Usahakan tidak menyalakan pompa air bila air di tangki masih bisa memenuhi kebutuhan.


7. Kompor, Penanak Nasi, dan Oven Listrik

  • Rencanakan dengan baik masakan yang akan Anda buat, agar waktu menyala alat-alat ini bisa seminimal mungkin.


8. Penghisap Debu

  • Bersihkan saringan debu secara rutin agar motor listrik tidak bekarja lebih berat karena akan menggunakan energi listrik lebih banyak.
  • Gunakan vacuum cleaner untuk tempat-tempat sesuai kebutuhan.
  • Matikan vacuum cleaner apabila motor menjadi panas atau terjadi perubahan suara motor. Kemungkinan terjadi sesuatu yang menggangu kerja alat tersebut.


9. Setrika

  • Saat ini hampir semua setrika listrik dilengkapi dengan alat yang menghidupkan dan mematikan aliran listrik secara otomatis. Untuk menghemat listrik digunakan setrika listrik yang dengan panas yang sesuai dengan kebutuhan jenis pakaian.


10. Kipas Angin

  • Buka ventilasi/jendela rumah untuk memperlancar udara ke dalam rumah.
  • Pilih kipas angin yang dilengkapi dengan pengatur waktu (timer) dan atur timer sesuai kebutuhan.
  • Atur kecepatan kipas angin sesuai kebutuhan.
  • Matikan kipas angin bila tidak diperlukan.


11. Mesin Cuci

  • Gunakan mesin cuci bila sesuai dengan kapasitas yang ditentukan. (Baca: Tips Membersihkan Mesin Cuci)

Thursday, April 2, 2015

Perumahan Private Village Bandung 400 Jutaan




Perumahan Private Village
Pengembang: PT. Pavitra Para Artha
Negara: Indonesia
Harga: ID 300 - 400 Jutaan

Menghadirkan hunian yang minimalis dan modern yang terletak dikawasan Bandung Selatan.Memiliki konsep cluster dengan lingkungan yang hijau dan asri.Pilihan tepat untuk hunian dan berinvestasi.

Type properti yang di tawarkan :
Type 45
Type 52

PT. Pavitra Para Artha
Telepon: 02261835553
Jl.Cikoneng Terusan Buah Batu Bojongsoang
Indonesia